YUK - Isma Tadayyana Sufi, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Lamongan, ini memilih takjil untuk berbuka. Dia memilih makanan dengan tekstur ringan dibandingkan nasi. Alasannya, supaya tidak terlalu kekenyangan saat menjalankan ibadah salat tarawih.
Isma selalu menyiapkan teh manis panas untuk minumannya. Setelah itu, dia memilih kurma dan aneka gorengan buatan sang ibu. Isma lebih suka berbuka di rumah dibandingkan di luar. Alasannya, menu yang dimasak ibunya selalu terasa nikmat di lidahnya. “Buka puasa di luar hanya sekali dua kali, selebihnya selalu di rumah,” ujarnya.
Isma selalu meyempatkan diri untuk olahraga sebelum beduk maghrib. Olahraga pilihannya bermain basket. Dara 22 tahun ini memang hobi dengan olahraga tersebut. Bahkan dia sangat aktif mengikuti kejuaraan ketika masih duduk di bangku SMA.
Editor : Bachtiar Febrianto