Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Peternak Iguana Lamongan, Miliknya Bisa Laku Puluhan Juta di Thailand

Bachtiar Febrianto • Senin, 23 April 2018 | 15:38 WIB
Peternak Iguana Lamongan, Miliknya Bisa Laku Puluhan Juta di Thailand
Peternak Iguana Lamongan, Miliknya Bisa Laku Puluhan Juta di Thailand




FEATURES - Beberapa kandang terbuat dari besi tertumpuk di belakang rumah. Kandang – kandang tersebut berisi iguana berbagai warna. Seorang pria berbadan kurus sibuk memberi makan hewan tersebut. Dia membawa sayur kangkung. Yuniar Setyawan, nama pria kurus itu, empat tahun terakhir ini memelihara iguana. Awalnya, dia hanya memiliki beberapa ekor. Kini, pria berkacamata tersebut memiliki 120 ekor. Rinciannnya, 90 ekor anakan dan 30 ekor indukan. 


Pemeliharaan iguana tidak terlalu ribet. Satu kandang bisa diisi 5 – 7 ekor. Terpenting, hewan tersebut bisa bergerak bebas. Untuk membedakan jantan atau betina juga sangat mudah. Sebab, fisiknya sudah kelihatan.


‘’Kalau jantan, kepala lebih besar dan terdapat femoralnya di bagian kaki belakang. Sedangkan betina, tentunya kebalikan dari ciri – ciri tersebut,’’ ujar pria asal Kaotan, Kecamatan Lamongan tersebut. Iguana biasanya memasuki masa kawin empat bulan sebelum musim hujan. ‘’Kebanyakan waktu menetas tersebut tepat awal musim hujan,’’ imbuhnya.


Yuniar memilih hewan iguana bukan hanya karena perawatannya mudah. Juga harganya relatif mahal di pasaran. Selain itu, peminatnya juga banyak. Tidak hanya di wilayah Indonesia. Namun, menembus luar negeri. Yuniar pernah mengirim hewan ternaknya ke Thailand dan California. 


‘’Harga paling mahal, indukan common Iguana albino  dijual ke Thailand seharga Rp 85 juta. Sedangkan dalam negeri common Iguana red albino Rp 35 juta di wilayah Surabaya,’’ jelas pria kelahiran 10 Juni 1992 ini.


Sebelum melakukan pengiriman, Yuniar harus melihat kondisi hewan peliharaannya. Jangan sampai di tengah perjalanan iguana yang dikirim mengalami sakit. 


‘’Selama melakukan penjualan, uangnya masih ditabung semua. Namun nominalnya belum bisa menyebutkan,’’ imbuhnya. 


Sampai saat ini, dia masih memiliki Iguana common blue, common albino Iguana, common red Iguana, banana spinytail Iguana, dan rhinoceros Iguana. Kemudian common Iguana green, common Iguana blue axanthic, common Iguana red het albino, dan common Iguana red albino.  Yuniar menjelaskan, seekor anakan Iguana Red albino harganya bisa Rp 35 juta. Sedangkan indukan bisa sekitar Rp 100 juta, tergantung warna dan bentuknya.


Editor : Bachtiar Febrianto
#boks #thailand #lamongan