Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Lebih Dekat dengan Suzuki Amenity Eleny Esteem Club (SAEC)

Bachtiar Febrianto • Selasa, 17 April 2018 | 15:36 WIB
Lebih Dekat dengan Suzuki Amenity Eleny Esteem Club (SAEC)
Lebih Dekat dengan Suzuki Amenity Eleny Esteem Club (SAEC)



FEATURES - Malam tak menjadi halangan bagi seorang pehobi modifikasi mobil lawas keluaran 1990-an untuk mengutak-atik tunggangannya tersebut. Terlihat pria berambut cepak sedang sibuk mengoprek lampu depan mobilnya dan klakson. Lokasinya di sebuah mes yang berada di Desa Campurejo. Ketika menghampirinya dan hendak bersalaman, ternyata telapak tangannya dalam kondisi cemong. “Maaf mas tangan saya kotor, monggo duduk nyantai di sini,” ujarnya sekaligus membuka pembicaraan.


Pria yang akrab disapa Dayat tersebut dibantu oleh satu kawan mekaniknya menuntaskan modifikasi mobilnya. Mobil miliknya itu berwarna putih tulang dengan panjang sekitar 180 sentimeter, namanya Suzuki Amenity. Tampilan mobil tersebut kece, tak terlihat seperti mobil lawas. Dayat pun menceritakan sedikit mengapa dirinya kepincut dengan mobil tersebut. Bagi dia, mobil yang dibelinya pada 2014 silam itu modelnya bagus dan mesinnya bandel. “Model mungilnya ini yang bikin saya suka, selain itu, mesinnya tahan banting,” ujarnya.


Sebelumnya pada 2012, Dayat mengatakan pernah membeli Suzuki Amenity yang dua pintu, lalu karena kurang representatif untuk mobil keluarga, akhirnya dijual dan membeli lagi mobil yang kini  sedang dipakainya. Dia pun mengatakan harga pasaran mobilnya tersebut tergolong ekonomis, yakni kisaran Rp 30 juta hingga Rp 40 juta. Jadi, menurut dia, mobil tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Hingga pada akhirnya dia pun tergabung  dalam Suzuki Amenity Eleny Esteem Club (SAEC) pada 2014 koordinasi wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban (BOLT).


Singkat cerita, tahun ini dia menjadi ketua SAEC BOLT. Banyak hal positif yang didapatkan ketika bergabung klub tersebut. Dia Bersama kawan satu klubnya di wilayah BOLT tak pernah merasa kesulitan lagi mencari spare part untukmobilnya. Lalu kenapa tiga jenis mobil Amenity, Eleby, dan Esteem menjadi satu, karena mesinnya sama. “Jadi, kalau cari spare part-nya Amenity nggak ada, bisa pakai punyanya Eleny atau Esteem, semuanya sama persis, hanya beda model saja,” terang pria asal Lamongan itu.


Jumlah anggotanya pun kini sudah 11 orang. Meski jumlahnya terbilang sedikit, tetapi mereka sangat solid. Prinsip mereka persaudaraan, bahkan apabila ada anggota yang menjual mobilnya tetap diakui sebagai anggota klub. Sebab, klub tersebut tak sekadar untuk bersenang-senang seperti touring ke luar kota. Tetapi juga sebagai wadah untuk sharing dan saling membantu. “Solidaritas yang kami utamakan, kami selalu aktif dan selalu menghidupkan suasana di grup WhatsApp,” jelasnya.


Ada banyak sekali pengalaman suka duka di dalam klub tersebut. Sukanya tentu apabila bisa berkumpul bersama. Dukanya ketika ada salah satu kawan yang mengalami kesusahan secara personal atau pun masalah seputar mobil. “Sering kali anggota klub mogok di jalan, saat itu juga apabila yang sedang mogok tersebut meminta pertolongan, pasti segera ditangani,” katanya. Mau malam hari atau dini hari pun pasti ditolong. “Anggota pernah mogok tengah malam di wilayah Padangan, langsung dijemput dan ditolong, pernah juga mogok di Madiun, pun langsung dijemput,” ujarnya. Hal yang lebih urgen lagi apabila membawa keluarga, pasti diprioritaskan keluarganya diantar pulang terlebih dahulu.


Bahkan, apabila sedang musim mudik Lebaran. SAEC BOLT tentu akan berkoordinasi dengan SAEC Jawa Timur (Jatim). Jadi, biasanya mereka menginformasikan dulu mau pergi atau mudik ke mana, jadi bisa dipantau. Karena scope klub tersebut sudah nasional. Apabila ada masalah di perjalanan, bisa segera diatasi oleh kawan-kawan di wilayah tersebut. “Kami terus berusaha kompak dan menjaga para anggota agar mudiknya tetap lancer dan aman,” pungkasnya. 


Editor : Bachtiar Febrianto
#boks #bojonegoro