NDUK - Mempunyai hobi pose di depan kamera benar-benar dimanfaatkan Elsa Febriyanti, 21, untuk mendapat uang jajan. Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang itu mengatakan, mulanya dia jadi bidikan kamera hanya sebatas mengisi waktu luang. Setelah paham hobinya bisa mendatangkan finansial, dara yang akrab disapa Elsa itu pun tak lagi menggratiskan jasanya.
Dia pun akhirnya terjun sebagai model.Alumni SMAN 3 Tuban itu mengatakan, hanya orang tertentu yang mempunyai kemampuan pose di depan kamera dengan lihai.
Karena itu, jika seseorang wanita sudah mempunyai skill tersebut, Elsa menyarankan agar menjadi hobi yang dibayar. ‘’Alhamdulillah selama ini sering dibayar untuk menjadi model rias make up artist,’’ ucap dia.
Dara yang tinggal di Jalan Pahlawan itu mengatakan, sejauh ini baru perias di Tuban yang sering memakai jasanya menjadi model. Selama kuliah di Malang, Elsa fokus kuliah dan mengikuti kegiatan di kampus.
Praktis, tawaran job modeling hanya dia terima ketika libur kuliah atau weekend saja. ‘’Kalau di Malang belum pernah jadi model rias, hanya model produk untuk bisnis online,’’ ujar dia.
Dikatakan mahasiswi jurusan administrasi publik ini, dirinya berpose di depan kamera hanya sebatas hobi yang dibayar. Dia mengaku belum ada rencana untuk menjadi model profesional.
Terlebih, kini dia sibuk dengan tugas akhir skripsi. ‘’Jadi hanya untuk selingan liburan, waktu masuk kuliah ya tidak menerima tawaran,’’ katanya.
Editor : Bachtiar Febrianto