BISNIS – Pasar boneka tak ada matinya. Khususnya di kalangan anak-anak dan kaum hawa. Konsumen tertarik dengan boneka karena biasanya digunakan sebagai penghias kamar tidurnya. Banyak karakter kartun yang dijadikan boneka. Ukurannya pun bervariasi. Mulai kecil, tanggung, maupun jumbo. Harga menyesuaikan ukuran dan bahan boneka.
Titin Liana, salah satu karyawati toko boneka di Jalan Teuku Umar mengungkapkan, penjualan boneka tetap prospektif. Boneka ukuran besar tidak selaris boneka ukuran sedang maupun kecil.
Sebab, kata dia, tidak semua konsumen memiliki kamar yang luas untuk menaruh boneka dengan ukuran jumbo. Harga yang ditawarkan beragam, tergantung ukuran dan bahannya. “Karena ada beberapa boneka yang termasuk barang impor dari Tiongkok, ada juga boneka buatan sendiri,” tuturnya.
Dikatakan Titin, tokonya mampu menjual boneka berkisar 50-60 buah per bulan. Dia mengaku cukup hafal dengan karakter boneka yang digandrungi konsumen.
Terpisah, Mahmudah, salah satu karyawan toko boneka di Jalan Pemuda Bojonegoro menambahkan, penjualan boneka di tokonya tetap ramai. Tiap hari hampir dipastikan ada yang berburu boneka untuk kado ulang tahun atau memberi untuk koleksi. Harga termurah dibanderol Rp 30 ribu.
Sementara paling mahal dan berukuran jumbo Rp 450 ribu. Sebulan, toko ini mampu menjual sekitar 40 unit. “Penjualannya stabil. Anak-anak dan perempuan pasti beli boneka lebih dari satu,” pungkasnya.
Editor : Bachtiar Febrianto