NDUK - Hijab atau jilbab tidak sekadar busana muslimah. Hijab pun mengikuti tren fashion. Pelangi Bidara Asma Hayu, 19, melihat fenomena tersebut sebagai peluang bisnis. Mahasiswi Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban itu mengatakan, perkembangan tren hijab di Tuban sangat pesat. Selalu muncul inovasi baru dari para hijaber.
Dara yang akrab disapa Pelangi itu mengatakan, sebagai muslim yang berhijab, dirinya selalu mengikuti mode berhijab. Sejak muncul produk hijab pasmina, hijab bisa dimodifikasi sesuai selera hingga muncul sejumlah komunitas hijaber yang beranggotakan muslimah yang hobi memodifikasi hijab. ‘’Hijab ini banyak model, jadi peluang bisnisnya besar,’’ tutur dia.
Alumni SMKN 1 Tuban itu mengatakan, kini hijab menjadi kebutuhan wanita muslimah. Melihat kebutuhan pasar yang tinggi, Pelangi memutuskan untuk membuka bisnis jual-beli hijab. Setelah kulak dari Solo, dia memasarkannya di kalangan teman kampus dan tetangganya.
‘’Selain untuk bisnis, juga untuk mengajak agar semakin banyak wanita muslim yang berhijab,’’ ucapnya.
Mahasiswi jurusan teknik industri ini mengatakan, untuk memasarkan hijab, dia menggandeng adik kandungnya. Selain menyasar pasar lokal, dia mencoba menjual di luar kota melalui media sosial. ‘’Ini upaya memperluas jaringan,’’ ujar dara asal Kecamatan Semanding itu.
Editor : Ebiet A. Mubarok