PACIRAN – Usulan Pemkab Lamongan untuk menaikkan kelas jalan Kecamatan Sukodadi – Banjarwati, Kecamatan Paciran menjadi jalan provinsi belum dikabulkan.‘’Hingga kini belum ada kejelasan jalan tersebut naik kelas,’’ tutur Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamongan, Mursyid, kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (16/1).
Versi dia, jalur menuju kawasan pantura cukup layak untuk ditingkatkan kelasnya. Meski sudah pernah ada survei yang dilakukan pihak provinsi, hingga kini belum terealisasi. ‘’Cukup mendesak untuk dinaikkan kelasnya, sehingga mendukung akses mobilitas industri dari pantura menuju jalan nasional ke Surabaya,’’ tutur Mursyid. ‘’Jalur tersebut juga menghubungkan ke Gresik dan Surabaya lebih cepat,’’ imbuhnya.
Apalagi, lanjut dia, kawasan pantura merupakan pusat tempat wisata di Lamongan. Yakni terdapat WBL, Mazola, wisata alam, serta beberapa wisata religi. Lebar jalan yang masih cukup sempit, membuat bus besar harus hati-hati saat melintas. ‘’Apalagi ketika bus berpapasan harus hati-hati, karena jalannya tak terlalu lebar,’’ ujarnya.
Menurut dia, dinas terkait telah menjadwalkan pelebaran jalan di jalur tersebut. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelebaran jalan dicicil tiap tahunnya. Selain itu, Jembatan Karanggeneng juga kondisinya masih memprihatinkan. Hanya dilakukan penambalan sementara pada titik yang rusak. ‘’Kita belum tahu kapan jalur ke pantura dinaikkan kelasnya, sebab hingga kini belum ada informasi lebih lanjut,’’ katanya.
Editor : Muhammad Suaeb