BOJONEGORO – Proses pengecoran jalan poros kecamatan masih berlangsung hingga sekarang. Setidaknya, ditargetkan akhir bulan ini bisa rampung semua. Namun, menurut keterangan Kabid Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro, Iwan Sopian, ada salah satu titik yang kemungkinan besar molor pengerjaannya yakni Jalan Baureno-Kepohbaru turut Desa Pohluju Kecamatan Baureno.
Molornya pengecoran jalan tersebut bukan kesalahan dari pihak kontraktor. Sebab, kondisi cuaca dan lokasi yang memang tidak memungkinkan.
“Di sana, setiap curah hujan tinggi, pasti jalanannya banjir, lalu bisa surut sekitar dua hari, jadi pengerjaan pun terkendala,” ujarnya.
Jadi konsekuensinya apabila pekerjaaan tidak selesai sesuai dengan dokumen kontrak.
Pihak PU akan memberikan perpanjangan waktu, hal itu sesuai dengan Pasal 93 Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pemutusan Kontrak.
“Di mana pihak kontraktor akan diberikan kesempatan 50 hari dengan konsekuensi denda seperseribu dari kontrak yang belum dikerjakan jika ada keterlambatan pekerjaaan,” terangnya.
Dia menambahkan, proyek yang induk sudah mencapai 98,45 persen, sedangkan yang dikerjakan sejak disahkannya APBD-P 2017 pada November lalu rata-rat sudah 56 persen. Rata-rata pengerjaan pengecoran saat ini baru setengah bahu jalan.
Anggaran untuk proyek induk yakni untuk jalan kabupaten menelan anggaran sebesar Rp 54 miliar.
Sedangkan yang APBD-P 2017 habiskan anggaran sebesar 43,1 miliar.
“APBD-P 2017 targetnya pengecoran jalan poros kecamatan dengan total keseluruhan 11,9 kilometer, dibagi menjadi 20 paket pekerjaan fisik,” terangnya.
Saat ini pengecoran jalan poros kecamatan tersebar di beberapa wilayah di antaranya jalan poros kecamatan Baureno-Kepohbaru, Sumberjo-Kanor, Balen-Sugihwaras, Sukosewu-Balen, Jono, Sugihan, Bojonegoro-Kunci, Ngambon-Trenggulunan, Purwosari-Glagah, dan Lingkar Bubulan.
Sementara target tahun depan pun sudah direncanakan yakni pengecoran jalan poros kecamatan Kapas-Sampang, Jono-Sugihwaras, Temayang-Sugihwaras, dan Banjarejo-Bakalan.
“Selain itu, tahun depan akan ada pengerjaan jalan perbatasan yakni Klino-Saradan dan Sekar-Karangjati,” pungkasnya.
Editor : Bachtiar Febrianto