Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Melihat Komunitas Musik Reggae di Cepu Menyerukan Lagu Perdamaian

Muhammad Suaeb • Selasa, 19 Desember 2017 | 13:40 WIB
melihat-komunitas-musik-reggae-di-cepu-menyerukan-lagu-perdamaian
melihat-komunitas-musik-reggae-di-cepu-menyerukan-lagu-perdamaian


Awalnya tidak banyak yang mengenal musik reggae. Tapi kini para pecinta lagu reggae sudah banyak dan membentuk komunitas dan masih eksis hingga kini. Dan bersama menyanyikan lagu perdamaian.


-------------------------


M. MAHFUDZ M, Cepu


-------------------------


Tidak banyak yang tahu jika lagu reggae saat ini masih sangat eksis di Cepu. Bahkan kini para pecinta musik reggae telah membentuk komunitas musik reggae. Salah satunya adalah komunitas musik reggae Manteman. 


Saat menemui para pecinta musik reggae di Jalan Ronggolawe Nomor 26 Kecamatan Cepu terlihat rumah dengan banyak aksesori khas reggae. Dengan gambar khas para pecinta reggae Tony Q Rastafara.Muhammad Aditya, ketua komunitas musik reggae Manteman Cepu mengatakan, saat ini ada sekitar enam band reggae di Cepu.


Semua band reggae dan pecinta reggae itu kini disatukan dalam wadah komunitas pecinta musik reggae Manteman. Awalnya komunitas yang terbentuk sejak 2015 lalu itu dari kumpulan para fans Toni Q Astafara. Meskipun saat ini teridentifikasi hanya ada beberapa band reggae tapi dia meyakini akan kembali bertambah. ‘’Nanti biasanya pas waktu universary Manteman biasanya grup band reggae baru akan bermunculan,’’ ujarnya.


Aditya mengakui, awalnya band reggae Cepu sangat jarang yang terlihat. Tapi dua tahun terakhir ini mulai banyak terlihat dengan adanya komunitas ini. Belum lagi seringnya muncul dengan event musik reggae. 


Selain itu, lanjut Aditya, komunitas musiknya juga sebagai wadah dan tempat konsultasi bagi para pecinta reggae. ‘’Ini juga untuk mempererat komunikasi antar pecinta musik reggae,’’ tuturnya.


Selain kegiatan musik, komunitasnya juga melakukan kegiatan amal seperti bakti sosial saat ada bencana.


Dia menuturkan, awal Januari mendatang komunitasnya akan memperingati hari jadi yang kedua. Dan para pecinta musik reggae ini akan menyerukan musik perdamaian di Cepu. Dengan musik reggae ini sebagai alat untuk menyerukan tentang perdamaian. ‘’Karena kami akan mengusung musik bersama dengan tema damai dengan cinta,’’ ungkapnya.


Untuk musik damai ini akan mengundang dari berbagai kota seperti dari Jabodetabek, Pasuruan, Jombang, Tegal, Tuban, Bojonegoro, dan Blora. Nantinya, semua grup reggae ini akan menyanyikan bersama. Dia menuturkan, grup band asli Cepu akan menjadi pembuka dalam acara tersebut.


Aditya mengatakan, dengan adanya event ini diharapkan bisa memuaskan penggemar musik reggae di Cepu. Bahkan dalam acaranya nanti dia memperkiraan akan dihadiri 3.000 penonton lebih. ‘’Karena grup band reggae Cepu sudah memiliki banyak penggemar di Cepu,’’ kata dia.


Acara tersebut juga diharapkan bisa menjadi ajang keakraban antar anggota komunitas yang selama ini telah terjalin. Apalagi, yang antar kota yang selama ini komunikasi hanya melalui dunia maya. ‘’Inilah saatnya kami bertemu secara langsung, menjalin keakraban,’’ tandasnya.


Editor : Muhammad Suaeb