Wilayah Blora sebagian adalah hutan jati. Justru dari sanalah muncul berbagai macam wisata. Mulai dari wisata alam hingga wisata pendidikan seperti lokasi minyak tua.
--------------------------
AMRULLAH AM., Blora
--------------------------
Wajah para bule penuh keringat saat tiba di perkampungan Samin. Dia terus menatap wajah-wajah sedulur sikep sebelum akhirnya mereka menyantap makanan bersama. Mereka berasal dari Amerika, Uganda, Malaysia, Tanzania, Vietnam, Libya, Rwanda, Timor Leste, Nigeria, Prancis, dan Etiopia.
Kedatangan mereka juga disambut dengan kesenian kotekan lesung yang dimainkan oleh para wanita Samin Dusun Blimbing, Desa Sambongrejo. Bahkan, sejumlah mahasiswa ikut mencoba bermain kotekan lesung dengan antan (alu) bersama para wanita Samin.
Para turis yang masih muda itu telah berkeliling ke berbagai lokasi wisata di Blora. Mulai dari wisata budaya di kampung Samin hingga wisata di tempat loko tua dan sumur tua di Kecamatan Sambong. ”Bagus, saya suka, sangat berkesan sekali bisa menyaksikan sumur minyak,’’ ujar Kagireneza Alexis Fidele mahasiswa dari Rwanda, Afrika.
Lokasi wisata di Blora cukup banyak. Untuk wisata alam, terdapat berbagai potensi seperti, Pegunungan Cengklik di Desa Bicak, Kecamatan Todanan dan Pegunungan Pencu di Kecamatan Bogorejo. Selain itu, perkebunan buah tersebar di mana-mana.
Kebun sawo ada di Kecamatan Jiken. Jeruk ada di Kecamatan Randublatung dan Kebun Durian dan Kelengkeng ada di Kecamatan Tunjungan.
Wahana wisata yang berbasis air pun tak kalah keren. Misalnya di Waduk Tempuran dan Greneng. Dua waduk ini pun sudah menjadi pusat jujukan masyarakat luar daerah untuk wisata.
Tak hanya itu, wisata budaya ada di kampung Samin hingga di beberapa perajin ukiran hingga perajin keramik di Kecamatan Jepon.
Untuk wisata pendidikan berada di Sumur Minyak Tua di Kecamatan Sambong. Perminyakan ada di Cepu begitu juga dengan perkerataapian.
Eksotisme Gua Terawang pun bisa menarik simpati turis Korea untuk rela ikut motret di sana. Termasuk hutan jati di Blora.
Sementara itu, Blora pun menawarkan wisata literasi. Yakni di rumah orang tua sastrawan ternama Pramudya Ananta Toer di Jalan Sumbawa Jetis.
Menurut Pakar Komunikasi Universitas Indonesia Ari Junaidi, Blora perlu mengemas paket wisata yang baik.
Dengan demikian, wisata di Blora akan menjadi jujukan turis mancanegara. Selain itu, lokasi di Blora pun cocok sekali untuk dilakukan syuting film.
Editor : Bachtiar Febrianto