Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Jalan Desa Putus, 45 Ha Padi Terendam 

Muhammad Suaeb • Minggu, 19 November 2017 | 14:00 WIB
jalan-desa-putus-45-ha-padi-terendam
jalan-desa-putus-45-ha-padi-terendam

KOTA – Hujan deras yang terjadi selama beberapa hari terakhir membuat permukaan Bengawan Solo naik. Saat ini, mencapai 7,25 piscall atau zona hijau. Hal itu mengakibatkan tanggul sungai terpanjang di pulau jawa, tepatnya di Desa/ Kecamatan Maduran jebol sepanjang 25 meter sabtu pagi (18/11). 


Ali Said, salah satu warga setempat mengatakan, debit sungai meninggat sejak sekitar pukul 07.00 kemarin. Hanya sekitar 3 jam, air sudah meluber ke jalan yang menghubungkan Desa Jangkungkusumo-Desa Maduran. Sebab, salah satu tanggul Bengawan Solo jebol. ‘’Saat ini, akses jalan tersebut tidak bisa di lalui. Sehingga warga harus berputar arah melintas jalan lain yang lebih jauh,’’ katanya.


Selain memutus arus lalu lintas, banjir juga meremdam tanaman padi seluas 45 hektar (ha) milik petani di dua desa tersebut.‘’Tahun lalu, tanggul pernah jobol. Namun para petani tak khawatir karena sudah ikut asuransi. Namun sekarang belum tahu apakah mereka masih ikut asuransi atau belum, karena belum bertemu dengan kelompol taninya,’’ tegasnya.


Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Prapto menjelaskan, tanggul yang sering disebut warga sekitar tanggul wedok ini jebol karena tidak kuat menahan derasnya arus sungai. Sebab, tanggul itu baru saja diperbaiki sehingga tanahnya belum terlalu kuat.


Terakit kondisi itu, pihaknya sudah mengecek dan berkordinasi dengan dinas terakit. ‘’Saat ini, tanggul belum bisa diperbaiki mengingat debit air masih tinggi,’’ katanya.


Menurut Prapto, debit bengawan solo tinggi bukan hanya disebabkan hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir. Namun, juga mendapat kiriman dari luar kota. Seperti dari Bojonegoro, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Magetan dan Solo. 

Editor : Muhammad Suaeb
#bengawan solo #banjir #tanggul jebol