KOTA – Gara – gara rem blong, truk AG 8093 AF menghantam truk lainnya di Jalan Panglima Sudirman Lamongan kemarin (6/9) padi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kanit Turjawali Polres Lamongan, Aiptu Fifin, menjelaskan, truk itu dikemudikan Eka Setyawan, 52, warga Dusun Pandeyan, Desa Kahuman, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah, itu melaju dari barat. Mendekati tempat kejadian perkara, sopir melihat truk di depannya mengurangi kecepatan dan berhenti karena beberapa orang menyeberang jalan.
‘’Pengemudi tersebut dari belakang tidak bisa menguasai laju kendaraan karena rem blong dan menabrak truk bak belakang yang ada di depannya,’’ kata Fifin.
Menurut dia, selain rem blong, sopir truk juga terlihat kelelahan. ‘’Korban sopir hanya mengalami luka ringan di bagian tubuh karena terkena pecahan kaca. Tidak mengalami luka yang serius,’’ imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat macet sekitar 30 menit. Saat ini, truk yang mengalami kaca pecah dan rusak bodi depan itu diamankan di Pos Terminal. ‘’Banyak sopir sekarang hanya mengecek bagian luar, namun tak melihat kondisi mesin di dalam. Apalagi perjalanan jauh, tentunya pengecekan harus benar – benar diperhatikan,’’ ujar Fifin.
Sementara itu, truk - truk besar yang parkir di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya depan Ruko Permata Lamongan, semakin marak. Selain melanggar larangan parkir, keberadaan truk - truk tersebut juga membahayakan pengguna jalan di jalur cepat Surabaya - Lamongan.
Saat sore hingga malam, sopir – sopir truk itu memarkir kendaraannya tidak hanya di satu sisi jalan. Namun, kedua sisi jalan. Bahkan, beberapa truk parkir berjam - jam karena ditinggal tidur sopirnya.
Akibatnya, badan jalan di lokasi tersebut menjadi sempit. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Ahmad Farikh, rambu larangan parkir di lokasi itu sudah lebih dari cukup. Operasi penertiban juga sering dilakukan. ‘’Perilaku pengemudi menjadi faktor dominan (terjadinya pelanggaran parkir tersebut),’’ ujarnya kemarin (6/9).
Aiptu Fifin pernah menjelaskan, banyak truk yang parkir di pinggir jalan tersebut. ‘’Akan kami lakukan penindakan tegas, seperti penilangan. Dan penilangan itu sudah kami lakukan,’’ ujarnya.
Berdasarkan data, di lokasi itu sering terjadi kecelakaan beruntun. ‘’Anggota akan terus melakukan, patroli di seputaran jalan nasional itu untuk menindak tegas agar tidak parkir di jalan tersebut meskipun malam hari,’’ tandasnya.
Editor : Bachtiar Febrianto