Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Empat Jam, Dua Tewas Kecelakaan

Bachtiar Febrianto • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 14:50 WIB
empat-jam-dua-tewas-kecelakaan
empat-jam-dua-tewas-kecelakaan

TUBAN – Hanya terpaut empat jam saja, dua nyawa melayang di jalan. Kecelakaan pertama terjadi Kamis (10/8) sekitar pukul 15.00 di jalan Tuban – Bulu, tepatnya di perempatan Desa/Kecamatan Tambakboyo. Empat jam berikutnya, sekitar pukul 19.00 di jalan Parengan – Soko, tepatnya Desa Mentoro, Kecamatan Soko. Satu korban tewas pada masing-masing kejadian.


Kecelakaan pertama di jalur pantai utara (pantura) bermula saat Yasir, 56, warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo mengendarai sepeda motor nopol S 4970 GA melaju dari selatan (dari Desa Dasin) hendak menyeberang. Diduga, saat menyeberang, dia tidak memerhatikan arus lalu lintas. 


Ketika dalam posisi menyeberang, melaju pikap L 8074 KA yang dikemudikan Syafi’i, 31, warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo dari barat.


Karena pikap melaju kencang, kecelakaan tak terhindarkan. Yasir dihantam pikap dan terjepit di bawah kap mobil bersama motor Supra warna hitam miliknya. Dia yang mengalami pendarahan hebat di kepala tak bisa diselamatkan. Korban pun tewas di tempat kejadian perkara (TKP) sebelum ambulans tiba. Seketika itu, Syafii diamankan di mapolres setempat berikut pikapnya.


Kecelakaan berikutnya bermula saat sepeda motor Suzuki Shogun S 3058 BU yang dikendarai Imam Kusairi, 33, warga Desa Mentoro, Kecamatan Soko berjalan dari timur. Cuaca gerimis ditambah jalanan yang gelap karena penerangan jalan umum (PJU) yang padam menjadi faktor utama Imam tak fokus berkendara. Tiba-tiba seorang warga bernama Sidik, 65, menyeberang dari urata.


Akibatnya pejalan kaki asal Desa Mentoro, Kecamatan Soko langsung ditabrak sepeda motor bebek warna biru itu hingga tewas. Imam yang ikut terpental mengalami luka pada kaki dan sekujur tubuhnya. 


Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo mengatakan, dua kecelakaan tersebut disebabkan karena penyeberang tak memedulikan arus lalu lintas. ‘’Warga yang menyeberang dalam kondisi gelap harus hati-hati. Kalau perlu bawa lampu penerangan,’’ imbaunya.(yud/ds)


Editor : Bachtiar Febrianto