RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Distribusi LPG subsidi di Kabupaten Blora melonjak selama Ramadan hingga Lebaran lalu. Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT) mencatat penyaluran mencapai 800 ribu tabung per hari seiring penambahan kuota fakultatif.
“Selama periode ini, distribusi meningkat signifikan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat,” ujar Area Manager Communication, Relations, & CSR JBT, Taufiq Kurniawan.
Penambahan kuota fakultatif di Blora tercatat sebanyak 157.360 tabung. Tambahan tersebut merupakan permintaan dari Pemkab Blora melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM. “Tambahan 157.360 tabung itu setara kenaikan sekitar 24 persen dari alokasi harian,” katanya.
Baca Juga: Pangkalan Jual Elpiji di Atas HET Terancam Diputus
Ia menjelaskan, peningkatan distribusi masih bersifat sementara selama masa penambahan kuota fakultatif. Setelah periode tersebut berakhir, distribusi akan kembali normal. “Penambahan ini berlangsung sampai 5 April, setelah itu kembali ke kuota normal sekitar 655.667 tabung per hari,” jelasnya.
Di sisi lain, Pertamina mengimbau masyarakat mampu agar tidak menggunakan LPG subsidi. Hal ini untuk menjaga agar subsidi tepat sasaran. “Kami mengajak ASN, TNI, Polri, dan masyarakat mampu beralih ke LPG non-subsidi seperti Bright Gas,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diminta membeli LPG subsidi di pangkalan resmi. Selain ketersediaan terjamin, harga juga sesuai ketentuan pemerintah. “Harga di pangkalan resmi maksimal Rp 18 ribu per tabung sesuai HET, sehingga lebih aman dan terkontrol,” tandasnya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana