RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jumlah pelanggan jaringan gas (jargas) berkurang, dari 10.000 pelanggan, data terbaru tinggal 7.662 pelanggan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro mendorong target perluasan jaringan gas (jargas) rumah tangga.
Menurut Area Head PGN Bojonegoro Faishal Arief, data pelanggan jargas di Bojonegoro per November 2025 terus menurun. "Pelanggan Jargas APBN di Kabupaten Bojonegoro saat ini 7.662," terangnya.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan penurunan sekitar 23 persen dari jumlah awal yang sempat mencapai 10.000 pelanggan. Penurunan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor di lapangan. "Saat ini belum ada penambahan pemasangan umum," imbuhnya kepada Radar Bojonegoro.
Sementara itu, Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar menyampaikan, penambahan jaringan yang bisa menjangkau 10.000 pelanggan dan lebih luas, karena selama ini hanya di Kecamatan Kota, Ngasem, dan Gayam.
"Perluasan ke lebih banyak kecamatan," katanya dalam kunjungan kerja strategis ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Pertamina Gas di Jakarta pada 19 Desember.
Menurutnya, kunjungan ini merupakan langkah untuk menyusun kebijakan yang tepat di sektor energi, sekaligus gambaran langsung soal pengembangan jargas di Bojonegoro. "Termasuk peluang, tantangan, dan strategi ke depan,” imbuhnya. (dan/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko