Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Implementasi QR Code MyPertamina di SPBU Bojonegoro Dinilai Efektif Perketat Penyaluran BBM Subsidi

Hakam Alghivari • Jumat, 12 Desember 2025 | 00:32 WIB
ISI PERTALITE: Warga sedang mengisi pertalite di SPBU, Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah dengan jumlah korban tertinggi. Yakni 217 laporan atau sekitar 45 persen dari total keluhan di Jawa Timur.
ISI PERTALITE: Warga sedang mengisi pertalite di SPBU, Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah dengan jumlah korban tertinggi. Yakni 217 laporan atau sekitar 45 persen dari total keluhan di Jawa Timur.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sistem QR Code aplikasi MyPertamina telah diterapkan secara penuh untuk pembelian BBM subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Bojonegoro.

Mekanisme ini tidak hanya menjadi aturan teknis baru, tetapi juga dinilai membantu memperkuat pengawasan dan memastikan distribusi Solar maupun Pertalite subsidi lebih tepat sasaran.

Salah satunya SPBU Kelurahan Ngrowo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, aturan penggunaan QR Code sudah diterapkan secara ketat.

Mujib, pengawas SPBU Ngrowo menegaskan, bahwa seluruh kendaraan roda empat wajib memindai QR Code sebelum pengisian.

“Untuk kendaraan roda 4 wajib QR Code dan harus sesuai nopol,” ujarnya. Menurutnya, aturan ini membuat proses verifikasi lebih cepat dan mengurangi potensi pembelian oleh kendaraan yang tidak berhak.

Lebih jauh, Mujib menjelaskan bahwa kecocokan data antara QR Code dan nomor polisi menjadi aspek krusial dalam penyaluran BBM bersubsidi.

“Kalau nopol tidak sesuai kita tolak atau kita arahkan untuk beli yang nonsubsidi,” katanya. Ia menambahkan, prosedur tersebut berjalan efektif karena seluruh data kendaraan telah terhubung dengan sistem digital yang terintegrasi.

Penerapan QR Code ini sekaligus menekan potensi penyimpangan di tingkat daerah. Sistem digital memungkinkan SPBU mendeteksi pola pembelian yang tidak wajar.

Sehingga, kendaraan tidak dapat melakukan pengisian berulang atau berpindah lokasi untuk mendapatkan jatah lebih.

Petugas juga lebih mudah mengelola antrean karena proses pemeriksaan berjalan otomatis. Harapannya, ketepatan penyaluran BBM subsidi dan meminimalkan kebocoran kuota.

Upaya ini telah berdampak positif pada tingkat pengendalian distribusi BBM subsidi di berbagai daerah, termasuk Bojonegoro.

Baca Juga: Pertamina Lakukan Pendampingan Rumah Toga di Desa Sambiroto: Dari Hobi Menanam hingga Usaha Herbal yang Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bahkan, program ini turut memperkuat akurasi distribusi, menghindari penyimpangan, dan memastikan subsidi benar-benar sampai pada masyarakat yang berhak. (*/kam)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#spbu #kebocoran #mypertamina #pertamina #qr code #bojonegoro #kuota #BBM Subsidi