Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pelaksanaan Program Gayatri di Kecamatan Gayam Hanya Bersumber dari APBDes dan CSR

Dewi Safitri • Sabtu, 8 November 2025 | 14:45 WIB
GAYATRI: Salah satu program Bupati Wahono dan Wabub Nurul Azizah untuk mengentaskan kemiskinan.
GAYATRI: Salah satu program Bupati Wahono dan Wabub Nurul Azizah untuk mengentaskan kemiskinan.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Berbeda dengan 27 kecamatan lainnya, Kecamatan Gayam menjadi satu-satunya yang tidak mendapat bantuan program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk 2025 maupun Perubahan P-APBD 2025.

Melainkan hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan Corporate Social Responsibility (CSR) ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Camat Gayam Palupi Hadi Ratih Dewanti membenarkan, bahwa tidak ada KPM Gayatri di Kecamatan Gayam yang bersumber dari APBD induk 2025 maupun P-APBD 2025. Berdasar data mandiri masyarakat miskin daerah (damisda) Kecamatan Gayam pada akhir bulan Desember, terdapat 881 KK.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 330 KPM Gayatri bersumber dari CSR dan 125 KPM dari APBDes. Sehingga, masih terdapat 426 KK yang belum terkaver. ’’Kecamatan Gayam untuk program Gayatri, baik APBD induk maupun P-APBD 2025 tidak ada yang mendapat. Hanya dari APBDes dan CSR Exxon,” ujarnya.

Berdasar laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, SKK Migas bersama EMCL mendistribusikan sebanyak 21.600 ayam petelur secara bertahap kepada 400 keluarga prasejahtera produktif. Tersebar di 16 desa di sekitar wilayah operasional EMCL.

Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan 54 ayam petelur, kandang, pakan, serta pendampingan dari mitra selama lima bulan untuk memastikan penerima program memiliki ketrampilan teknis beternak ayam.

Kepala Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Yuntik Rahayu mengatakan, terdapat 68 KPM Gayatri di desanya. Di antaranya, 50 KPM bersumber dari CSR dan 18 KPM dari alokasi dana desa (ADD). Tidak ada KPM yang bersumber dari APBD induk 2025 maupun P-APBD 2025 di Desa/Kecamatan Gayam.

’’Mboten (Tidak mendapat dari APBD induk maupun P-APBD 2025). Awalnya, ada edaran mendapat 40 KPM, terus turun menjadi 15 KPM. Ini informasi terakhir, mboten angsal atau nihil,” terangnya. (ewi/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Ayam petelur #skk migas #P-APBD #kpm #Ayam #gayatri #exxonmobil cepu limited #bojonegoro #csr #Damisda #emcl #APBDes