RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pos pelayanan dan pegadungan konsumen terdampak pertalite diserbu pengaduan pada hari terakhir kemarin (29/10).
Di menit-menit terakhir waktu pengaduan ditutup pukul 16.00, pos pengaduan ramai didatangi masyarakat. Total selama tiga hari dibuka, terdapat hampir 145 kemarin pengaduan di SPBU Ngrowo Jalan Sawunggaling. Sementara di SPBU Jetak, Jalan MT Haryono terdapat sekitar 33 pengaduan.
Di hari terkahir menjadi hari paling ramai. Dibandingkan dua hari sebelumnya. Diperkirakan masyarakat baru mengetahui jika dibuka pos Pengaduan. Sehingga baru melakukan pengaduan di hari terakhir.
Pengawas SPBU Ngrowo Mujib mengatakan, kemarin menjadi hari paling banyak masyarakat melakukan pengaduan. Pada pukul 16.00 tercacat 145 pengaduan dan masih terus bertambah. Padahal di hari pertama hanya satu pengaduan. Kemudian hari kedua hanya 43 pengaduan.
Menurut Mujib masyarakat mengadu dari berbagai wilayah di Bojonegoro. Bahkan terdapat dari Kabupaten Tuban.
Mujib mengaku banyak masyarakat yang mengadu sekaligus meluapkan kekesalannya pada petugas pos pengaduan. Padahal hanya sebagai jembatan antara konsumen dengan Pertamina. Masyarakat masih menganggap kerusakan akibat pertalite merupakan tanggung jawab SPBU.
''Kami hanya menjembatani," ungkapnya.
Terkait kompensasi, diprediksi kompensasi atau ganti rugi bakal diberikan dalam bentuk uang. Namun tidak mengetahui pasti waktunya.
Pengawas SPBU Jetak Mukhlisin mengatakan, kemarin terdapat 33 pengaduan. Sementara hari pertama Senin (27/10) hanya 2 pengaduan dan hari kedua (28/10) terdapat 17 pengaduan.
Mukhlisin menjelaskan masyarakat mengadu rerata dari wilayah pinggiran kota. Seperti Kecamatan Kalitidu dan Dander.
''Tidak ada kendala dalam pengisian formulir pengaduan," jelasnya. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan pos pengaduan aka dibuka sampai dengan 2 November. Sekaligus terus melihat perkembangan jumlah laporan perhari.
Sebelumnya pos pengaduan hanya dibuka selama tiga hari. Tepatnya pada 27 hingga 29 Oktober. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana