RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dugaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite bermasalah di Kabupaten Bojonegoro masih menyisakan tanda tanya.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan proses uji laboratorium terhadap sampel BBM masih berlangsung.
“Masih berlangsung pengujiannya,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi Selasa (28/10).
Menurut dia, hasil resmi akan segera diumumkan kepada publik. “Akan segera kami sampaikan,” imbuhnya saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, Pertamina membantah adanya kelalaian dalam distribusi dan mutu produk. Ahad Rahedi menegaskan seluruh proses penyaluran BBM telah sesuai prosedur. “Suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya.
Meski begitu, kekhawatiran warga belum reda, setelah ratusan motor mogok atau brebet sesudah beli pertalite di SPBU. Warga bahkan merekam kondisi bahan bakar dalam botol yang tampak terpisah seperti air, yang menyulut kekhawatiran bahwa tercampur bahan membahayakan mesin.
“Warnanya juga pudar, tidak seperti biasanya,” tutur Irfan, warga Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro.
Sementara itu, aktivitas bengkel di sejumlah titik dilaporkan meningkat sejak akhir pekan (26/10). Banyak pengguna motor datang hampir bersamaan dengan keluhan serupa. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana