RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pertamina EP resmi memulai pengeboran sumur eksplorasi Dara Jingga (DRJ)-001 di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Selasa (30/9). Pemkab Blora berharap pengeboran itu membawa manfaat untuk masyarakat setempat.
Selanjutnya, Vice President Exploration Pertamina Regional 4, Dedy Yusman mengungkapkan, peresmian tersebut merupakan langkah penting bagi Pertamina EP, khususnya untuk memenuhi energi nasional. ‘’Tentu ke depannya kami harapkan bagi kelancaran dalam operasi. Sehingga, kami sangat memerlukan dukungan masyarakat,” ucapnya.
Dedy mengatakan, bila operasi berjalan lancar, sumber daya tersebut nantinya bisa diproduksikan secara ekonomis bermanfaat untuk masyarakat sekitar. ‘’Dan, tentu juga menjadi pendapatan untuk pemda Kabupaten Blora tentunya kedepannya,’’ ujar Dedy.
Diketahui, proses eksploitasi ini nantinya akan selesai dalam waktu dua sampai tiga bulan ke depan. ‘’Kami perlu dukungan dari dinas sampai ke masyarakat untuk kesuksesan dalam operasi ini sampai selesai. Kemungkinan tiga bulan sudah rampung,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini mengatakan, kegiatan eksplorasi ini bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan ketahanan energi nasional. ‘’Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Blora ini apabila dikelola secara bijak dan bertanggung jawab akan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi negara dan daerah, juga bagi masyarakat lokal,’’ tuturnya.
Pihaknya mendukung upaya tersebut. Dia berharap ke depan dapat member ikan dampak positif bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun sosial budaya.
Walau begitu, dia juga menegaskan bahwa dalam kegiatan tersebut harus dilakukan sesuai dengan ketentuan, serta memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja. ‘’Saya perlu menegaskan bahwa kegiatan pengeboran ini harus senantiasa memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja,’’ jelasnya.
‘’SKK Migas dan Pertamina EP sebagai pelaksana, kami harap betul-betul menjalankan proses ini dengan tingkat risiko yang terkendali dan prosedur yang ketat sesuai peraturan yang berlaku,’’ imbuhnya. Wabup berharap, seluruh pihak yang terkait terlibat dalam kegiatan ini, agar mematuhi peraturan dan prosedur teknis, menjunjung tinggi prinsip kehatihatian dan ramah lingkungan. ‘’Serta, memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar,’’ terangnya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana