RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Proyek pengerjaan pengeboran Darajingga (DRJ-001) Pertamina Asset 4 di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora mulai pengurukan. Warga berharap, berjalannya proyek pengeboran tersebut berdampak pada pengurangan pengangguran.
Warga Mendenrejo, Wahyu menyambut baik dengan adanya pembangunan proyek pemboran di wilayahnya. Menurutnya, banyak warga yang bisa bekerja. Sehingga mengurangi angka pengangguran di desanya. "Kami atas nama warga ya senang bisa ada proyek. Karena dipastikan bakal mengurangi pengangguran disini," ucapnya.
Ia berharap, proyek bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan dan menampung lebih banyak lagi tenaga kerja. "Ini proyek negara, kami mendukung sepenuhnya, asalkan kami warga lokal juga diberdayakan," tandasnya.
Sementara itu, Site Manager PT Energi Sarana Sejahtera (PT ESS) Indri mengungkapkan, dengan adanya proyek yang sedang dikerjakan, diperkirakan bakal menyedot banyak tenaga kerja lokal, khusus masyarakat Mendenrejo. Pihaknya menyiapkan lowongan mulai dari driver, penjaga, keamanan, dan tenaga unskill lainnya.
"Kami utamakan konten-konten lokal bisa kerja di sini," ucapnya. Ia memperkirakan, pekerjaan akan berlangsung hingga satu tahun ke depan hingga pengeboran mulai beroperasi. "Saat ini sudah puluhan warga lokal yang sudah bekerja di sini, diperkirakan bakal terus bertambah," ucapnya.
Indri menambahkan, sejak 17 Juli lalu, pihaknya telah dilakukan pengurugan akses jalan dan lokasi pengeboran. "Efektif sudah dua pekan kami kerjakan pengurugan lokasi. Semua masih lancar," ujarnya Senin (4/8).
Menurutnya, untuk tanah urug yang digunakan sudah sesuai dengan pesanan dan kontrak yang telah disepakati bersama. "Kami selalu tekankan kepada para vendor untuk gunakan urugan yang sesuai," tandasnya.
Diketahui, akses jalan menuju lokasi utama yang dikerjakan PT ESS dan anak perusahaannya, PT Pelangi, telah selesai dikerjakan. Kini memasuki pengurugan lapisan dasar. Proses pembebasan lahan warga yang terdampak juga telah dilakukan. (luk/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko