Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

ADD Tahap 1 Wilayah Penghasil Migas di Bojonegoro Telah Cair

Bhagas Dani Purwoko • Selasa, 8 Juli 2025 | 00:59 WIB

 

DONGKRAK EKONOMI: Lapangan minyak dan gas (migas) di Banyuurip Blok Cepu masih produksi. Dana bagi hasil dari migas mendongkrak APBD hingga kenaikan ADD. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
DONGKRAK EKONOMI: Lapangan minyak dan gas (migas) di Banyuurip Blok Cepu masih produksi. Dana bagi hasil dari migas mendongkrak APBD hingga kenaikan ADD. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dua desa penghasil migas di Kecamatan Gayam kembali mendapat alokasi dana desa (ADD) jumbo tahun ini. Yakni, pagu ADD Desa Gayam mencapai Rp 2,94 miliar, sedangkan Desa Mojodelik sekitar Rp 2,86 miliar.

Dari pagu tersebut, penyaluran ADD tahap satu telah dilakukan. Dengan rincian, Rp 1,47 miliar untuk Desa Gayam dan Rp 1,43 miliar untuk penyaluran ADD tahap 1 di Desa Mojodelik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Machmuddin menyampaikan, telah cair 50 persen. Seperti, Desa Gayam sudah mencairkan ADD tahap satu sebesar Rp 1,47 miliar dan Desa Mojodelik sebesar Rp 1,43 miliar.

Selain dua desa tersebut, penyaluran ADD tahap 1 juga berlangsung di desa penghasil migas lainnya. Meliputi, Desa Mojodelik ADD tahap 1 sudah salur Rp 1,43 miliar; Desa Begadon salur Rp 676 juta; Desa Gayam telah salur 1,47 miliar; Desa Ngampel salur Rp 507 juta; Desa Sambiroto 516 juta; dan ADD tahap 1 Desa Campurejo ADD telah salur Rp 582 juta. ’’Rata-rata desa penghasil migas sudah mencairkan ADD tahap satu,” ujarnya.

Kepala Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam Yuntik Rahayu mengatakan, ADD yang baru dicairkan untuk gaji perangkat desa, BPD, dan RT RW. Juga, untuk operasional mobil siaga. Sedangkan, untuk pembangunan baru bisa dicairkan, jika sudah upload P APBDes 2025.

Karena terdapat perubahan petunjuk prioritas anggaran oleh Kabupaten, yakni untuk membantu pengentasan kemiskinan sebanyak 20 persen dari ADD. ’’10 persen untuk prioritas lainnya sesuai Kabupaten Bojonegoro dan 10 persen untuk program Gayatri (gerakan ayam petelur mandiri),” lanjutnya. (ewi/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#kemiskinan #Mojodelik #bojonegoro #dbh #gayam #migas #DPMD