BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto mendorong untuk mengembangkan sumber pendapatan lain di luar minyak dan gas (migas). Seperti, menjadikan potensi situs sejarah atau fosil-fosil yang ditemukan di Bojonegoro menjadi nilai jual untuk memperkuat pariwisata di Bojonegoro.
Lantaran melihat tren sumber minyak yang mengalami penurunan. ’’Sumber minyak memang trennya mengalami penurunan,” ujar Pj Bupati Adriyanto. Sehingga, pihaknya terus berusaha, terutama mendorong para kontraktor untuk mencari sumber-sumber baru.
Menurutnya, yang perlu dilakukan saat ini adalah menjaga dan mengembangkan sumber-sumber non minyak. Atau sumber-sumber lain terkait dengan minyaknya. Seperti, telah ditemukan banyak fosil di Bojonegoro.
Beberapa di antaranya saat ini telah tersimpan di gedung Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro. Hal ini dapat menjadi potensi ke depan. ’’Di dalam (gedung PIG Geopark Bojonegoro) banyak fosil-fosil, ini tentu menjadi potensi untuk kita bangun dan kembangkan ke depan dari sektor pariwisata,” lanjutnya.
Direktur Dana Transfer Umum Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kemenkeu RI tersebut menyampaikan, kalau pun minyak di Bojonegoro mengalami penurunan, tapi masih terdapat potensi lain yang bisa dimiliki oleh Bojonegoro. (ewi/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana