Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Produksi Blok Cepu Bakal Bertambah 42,92 Juta Barel Setelah Pengeboran Tujuh Sumur Baru

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:04 WIB
TAMBAH SUMUR BARU: LapAngan Banyu Urip di Blok Cepu yang dikelola EMCL telah mengebor sumur baru, diprediksi menambah produksi minyak sekitar 42,92 juta barel.
TAMBAH SUMUR BARU: LapAngan Banyu Urip di Blok Cepu yang dikelola EMCL telah mengebor sumur baru, diprediksi menambah produksi minyak sekitar 42,92 juta barel.

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Setelah Sumur B-13 proyek Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) berproduksi. Sumur kedua yakni B-12 ditargetkan menyusul onstream pada akhir tahun ini.

Total tujuh sumur infill dan clastic  itu diprediksi sanggup memproduksi 42,92 juta barel minyak, dan menahan laju penurunan produksi (decline).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan, target dari proyek BUIC  bisa memproduksikan tambahan minyak sekitar 42,92 juta barel.

‘’Melalui pengeboran tujuh sumur di Lapangan Banyu Urip yakni lima sumur infill dan dua sumur clastic,” ungkapnya saat melihat produksi minyak perdana di proyek BUIC, Blok Cepu.

Arifin menjelaskan, Lapangan Banyu Urip saat ini berkontribusi 25 persen produksi migas nasional dengan kegiatan pemboran sumur infill dan clastic yang dioperasikan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

‘’Dilapisan infill ini diperkirakan akan tambahan kurang lebih 40-60 juta barel, kita ambil dulu untuk menahan penurunan atau decline,” terangnya.

Sementara itu Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menambahkan, setelah sumur pertama B-13 berproduksi diharapkan kuartal IV-2024 (akhir tahun), sumur kedua yaitu sumur B-12 menyusul on stream sesuai target work program and budget (WPB).

‘’Proyek BUIC ini diharapkan akan mencapai produksi puncak dengan level produksi 19.000 BOPD. Mohon dukungan dari segenap pemangku kepentingan terhadap pengerjaan sumur-sumur tersebut sehingga target onstream ini bisa kita penuhi,’’ pungkas Dwi.

Setelah sumur pertama dan kedua onstream, tiga sumur lainnya dari proyek ini, yaitu Sumur C-13, C-14, dan C-19 ditargetkan untuk onstream pada kuartal I tahun 2026. Begitu juga untuk dua sumur clastic yakni C-15 dan C-2. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#esdm #banyu urip #WPB #bojonegoro #blok cepu #emcl