Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ainia Hasna Salsabila: Dari Panggung Teater ke Promosi Wisata

Rahul Oscarra Duta • Sabtu, 7 Maret 2026 | 10:00 WIB

ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 

LANGKAH tak pernah benar-benar sepi aktivitas. Perempuan yang akrab disapa Salsa itu terbiasa membagi waktunya antara dunia akademik, pekerjaan, dan berbagai kegiatan seni. Dari panggung teater hingga panggung promosi wisata, ia terus mencari cara untuk berkembang.

Gadis kelahiran Blora, 3 September 2004 yang kini berdomisili di Semarang itu kini tengah berada di penghujung masa kuliahnya. Mahasiswa informatika tersebut fokus menyelesaikan tugas akhir atau karya tulis ilmiah.

Di sela kesibukan akademik, Salsa juga bekerja sebagai admin penerimaan mahasiswa baru serta menjalani pekerjaan part time di bidang food and beverage. “Sekarang fokus utama saya menyelesaikan tugas akhir. Tapi, saya tetap ingin aktif di berbagai kegiatan karena dari situ banyak pengalaman yang bisa didapat,” ujarnya.

Di lingkungan kampus, Salsa dikenal aktif. Ia pernah menjabat sebagai putra putri kampus juara favorit, terlibat dalam organisasi himpunan mahasiswa, hingga menyalurkan minat seni melalui Teater Gema dan sanggar tari.

Hobi yang ia tekuni pun cukup beragam, mulai dari hiking, menari, lari, menyanyi hingga bermain teater. “Dari teater dan kegiatan organisasi saya belajar percaya diri. Public speaking juga banyak berkembang karena sering tampil dan bertemu orang baru,” katanya.

Perjalanan mengikuti ajang duta wisata menjadi pengalaman yang paling berkesan baginya. Awalnya, langkah itu diambil karena dorongan sang ibu. Namun. dari sana, Salsa justru menemukan ruang baru untuk mengenal lebih dekat potensi pariwisata di Kabupaten Blora. “Awalnya memang karena dorongan ibu. Tapi setelah menjalaninya, saya justru semakin tertarik dengan dunia perdutaan dan pariwisata,” ungkapnya.

Selama menjabat, ia banyak bertemu dengan orang-orang yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan wisata daerah. Pengalaman tersebut juga semakin mengasah kemampuan public speaking dan memperluas relasi.

“Dari duta wisata saya jadi lebih banyak tahu tentang potensi pariwisata Blora. Saya juga bertemu banyak orang yang memang serius mengembangkan wisata daerah,” tuturnya. Kecintaannya pada wisata bahkan selaras dengan hobinya menjelajah alam.

Aktivitas hiking membuatnya semakin sadar bahwa Blora memiliki banyak destinasi menarik yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas. “Blora itu punya banyak tempat menarik. Sayang kalau tidak dipromosikan dengan baik,” ujarnya.

Berangkat dari latar belakang pendidikannya di bidang informatika, Salsa memiliki gagasan untuk mempromosikan wisata Blora melalui teknologi digital. Ia membayangkan sebuah platform website bernama BLORADAYA, singkatan dari Blora dalam genggaman dunia maya.

“Konsepnya sederhana, bagaimana wisata Blora bisa diakses lewat satu platform digital. Jadi orang bisa melihat informasi wisata Blora dengan mudah,” jelasnya. Namun menurutnya, pengembangan wisata tidak hanya soal promosi. Ia menilai perbaikan akses menuju sejumlah destinasi juga penting untuk diperhatikan.

Sebab, masih ada beberapa lokasi wisata di Blora yang cukup sulit dijangkau, terutama menggunakan kendaraan roda empat. “Promosi penting, tapi akses jalan juga harus diperhatikan. Ada beberapa titik wisata di Blora yang masih cukup sulit dilewati kendaraan mobil,” katanya.

Di tengah berbagai mimpi itu, Salsa juga menyimpan target pribadi. Ia ingin lulus kuliah tepat waktu dengan predikat cumlaude. Setelah itu, ia bercita-cita bekerja di perusahaan besar seperti Pertamina, baik di bidang administrasi maupun marketing.

“Saya ingin lulus tepat waktu dengan hasil terbaik. Setelah itu ingin mencoba bekerja di perusahaan besar seperti Pertamina,” ujarnya. Tak berhenti di sana, ia juga berencana melanjutkan pendidikan S2 di bidang bisnis digital.

Bahkan, satu mimpi yang ia simpan sejak lama adalah berangkat haji bersama kedua orang tuanya dengan hasil jerih payahnya sendiri. “Salah satu mimpi saya adalah bisa berangkat haji bersama orang tua dengan uang hasil kerja sendiri,” pungkasnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Mahasiswa Baru #promosi wisata #karya tulis ilmiah #tugas akhir #pekerjaan #informatika #kegiatan seni #duta wisata #blora #pariwisata 2023 #Semarang