Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Terungkap 7 Alasan Mengapa Perempuan Muda Kini Lebih Pilih Vape, Ingat Kesehatan Jangka Panjang!

Bhagas Dani Purwoko • Senin, 9 Februari 2026 | 18:07 WIB

 

VAPE: Perempuan banyak yang tertarik menggunakan vape. Tetap waspada terhadap kesehatan jangka panjang.
VAPE: Perempuan banyak yang tertarik menggunakan vape. Tetap waspada terhadap kesehatan jangka panjang.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pernahkah Anda melewati kerumunan di kafe dan mencium aroma manis stroberi atau boba yang mengepul di udara? Fenomena ini bukan lagi pemandangan yang didominasi laki-laki. Saat ini, semakin banyak perempuan muda yang terlihat menggenggam perangkat mungil dengan kepulan uap harum.

Namun, di balik estetika uap yang tampak "cantik" tersebut, ada pergeseran gaya hidup yang kompleks. Mengapa vape begitu cepat memikat hati kaum hawa? Mari kita bedah 7 alasan utamanya:

1. Manipulasi Rasa yang "Ramah" di Lidah

Berbeda dengan rokok konvensional yang pahit dan meninggalkan bau menyengat, vape hadir dengan ribuan rasa mulai dari dessert hingga buah-buahan segar.

Baca Juga: Vape Masih Belum Masuk Draf Raperda Kawasan tanpa Rokok

2. Desain Estetik: Lebih Mirip Aksesori Fashion

Vape zaman sekarang sudah meninggalkan bentuk kotak besar yang kaku. Perangkat pod kini dirancang ramping dengan warna-warna pastel atau metalik yang elegan.

3. Bebas Bau pada Rambut dan Pakaian

Salah satu "musuh" terbesar perempuan pada rokok tradisional adalah baunya yang menempel permanen di rambut dan baju.

Baca Juga: DPRD Bojonegoro Bakal Tetapkan Raperda Kawasan Tanpa Rokok Hari Ini

4. "Self-Soothing" di Tengah Tekanan Digital

Ritual menghirup dan mengembuskan uap sering dianggap sebagai cara cepat untuk meredakan stres atau coping mechanism.

5. Kekuatan Visual Media Sosial

Meskipun iklan dibatasi, konten "Vape Tricks" atau foto-foto estetik dengan kepulan asap tetap berseliweran di feed media sosial.

6. Jebakan Misinformasi "Uap Air"

Ini adalah poin yang paling krusial. Masih banyak yang percaya bahwa vape hanyalah uap air dengan perasa makanan.

7. Tiket Masuk Lingkungan Sosial (Peer Pressure)

Dalam pergaulan, mencoba rasa baru atau saling berbagi perangkat sering menjadi cara untuk merasa diterima. Menggunakan vape seolah menjadi "seragam" tidak tertulis untuk terlihat gaul dan update dalam lingkaran pertemanan tertentu.

Catatan: Pilihan di Tangan Anda

Meskipun uapnya harum dan kemasannya tampak sakral sebagai simbol gaya hidup modern, paru-paru manusia tidak dirancang untuk memproses zat kimia secara terus-menerus. Jika Anda mencari ketenangan dari stres, mungkin sudah saatnya mencari cara yang lebih sehat tanpa risiko ketergantungan.

Baca Juga: Jutaan Rokok Ilegal di Bojonegoro Dimusnahkan, Cegah Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Apakah Anda atau orang terdekat mulai terjebak dalam tren ini karena alasan estetik semata? Ingat, kesehatan jangka panjang jauh lebih modis daripada tren uap yang hilang dalam hitungan detik. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Vape #estetik #varian rasa #kesehatan #rokok #nikotin #perempuan muda