RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Buah bit (beetroot) dikenal luas memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.
Mulai dari membantu menjaga tekanan darah tetap stabil hingga berpotensi mengurangi risiko penyakit serius seperti kanker.
Segala khasiat ini berasal dari kekayaan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Buah bit termasuk dalam kelompok umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah, seperti singkong atau ubi jalar.
Namun, karena bentuk dan warnanya yang khas (merah keunguan), bit seringkali disalahartikan sebagai buah.
Berbagai manfaat bit dapat Anda peroleh berkat kandungan nutrisi pentingnya, seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral.
Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, bit dapat diolah menjadi salad, smoothie, atau cukup dikukus.
Kandungan Gizi Buah Bit
Dalam setiap 100 gram buah bit mentah, terkandung sekitar 41 kalori dan 87,6 gram air. Selain itu, buah bit juga mengandung beragam nutrisi penting lainnya:
- Nutrisi Jumlah per 100 gram
- Karbohidrat 9,6 gram
- Protein 1,6 gram
- Serat 2,6 gram
- Kalium (Potassium) 404,9 miligram
- Folat 109 mikrogram
- Vitamin C 10 miligram
- Zat Besi (Iron) 1 miligram
Beragam Manfaat Buah Bit untuk Tubuh
Dengan kekayaan nutrisi tersebut, bit menawarkan berbagai khasiat yang baik untuk mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh.
Berikut adalah beberapa manfaat buah bit yang bisa Anda dapatkan:
1. Menurunkan dan Menjaga Tekanan Darah
Bit kaya akan kandungan nitrat. Di dalam tubuh, senyawa ini akan diubah menjadi nitrit oksida, zat yang berfungsi melebarkan pembuluh darah. Oleh karena itu, tidak heran jika bit sangat efektif untuk membantu menurunkan dan menjaga kestabilan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Bahkan, ada studi yang menunjukkan bahwa konsumsi jus buah bit dapat mengurangi tekanan darah, meskipun efeknya mungkin kecil. Manfaat ini diyakini berasal dari pigmen merah betalain dan senyawa antioksidan yang ada pada bit.
2. Mencegah Gejala Pikun (Senilitas)
Kandungan nitrat dalam bit juga dipercaya dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke berbagai bagian tubuh, termasuk ke otak. Kondisi aliran darah yang optimal sangat baik untuk mencegah berkembangnya gejala pikun atau senilitas. Inilah mengapa bit sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh para lansia.
3. Mengendalikan Kadar Gula Darah
Buah bit juga aman dan baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Bit mengandung senyawa kimia yang dapat membantu mengendalikan kadar glukosa dan insulin dalam tubuh.
Selain itu, bit juga mengandung antioksidan asam alfa-lipoat (alpha-lipoic acid). Antioksidan ini berperan penting dalam mencegah kerusakan sel dan membantu memperbaiki saraf yang rusak pada penderita diabetes.
4. Meningkatkan Kinerja Fisik dan Stamina
Mengonsumsi jus buah bit dapat membantu meningkatkan stamina dan performa fisik, membuat Anda lebih berenergi saat berolahraga.
Manfaat ini didukung oleh penelitian yang mengungkapkan bahwa kandungan nitrat dalam bit mampu meningkatkan efisiensi penggunaan oksigen dalam tubuh, yang secara langsung memperbaiki kinerja dan daya tahan fisik.
5. Mengatasi Peradangan (Inflamasi)
Salah satu khasiat bit yang tak kalah menarik adalah kemampuannya mengatasi peradangan atau inflamasi dalam tubuh.
Bit dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang berasal dari kandungan pigmen betalain (pemberi warna merah pada bit). Selain betalain, kandungan nitrat di dalamnya juga berperan sama baiknya dalam melawan peradangan, sehingga daya tahan tubuh akan lebih kuat.
6. Berpotensi Mencegah Kanker
Selain melawan peradangan, bit juga bermanfaat dalam mencegah pertumbuhan sel kanker. Klaim ini didasarkan pada hasil uji laboratorium yang menunjukkan bahwa ekstrak bit mampu menekan pertumbuhan sel kanker. Efek anti-kanker ini berasal dari kandungan betain dan beragam senyawa antioksidan kuat lainnya yang ada di dalam bit.
7. Mendukung Fungsi Saraf dan Otot
Bit kaya akan kalium (potassium), mineral penting yang membantu saraf dan otot tubuh berfungsi dengan baik. Selain itu, kandungan kalium dalam bit juga dikenal dapat membantu mencegah kram otot dan kelelahan setelah aktivitas berat.
8. Memelihara Kesehatan Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi dalam buah bit sangat bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Serat ini tidak hanya mencegah sembelit (konstipasi), tetapi juga bermanfaat dalam mencegah kerusakan dinding saluran cerna akibat peradangan dan mengurangi risiko kanker usus besar.
Senyawa betaine dalam bit juga turut membantu dalam menjaga kesehatan pencernaan dengan cara mengurangi kembung, mengendalikan pertumbuhan bakteri baik, dan meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan.
Bit untuk Ibu Hamil
Selain berbagai manfaat di atas, bit juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Umbi ini kaya akan folat (asam folat), nutrisi krusial yang dapat mencegah cacat tabung saraf pada janin dan mengurangi risiko bayi terlahir prematur. Meskipun bermanfaat, konsumsi bit pada ibu hamil sebaiknya tetap dilakukan dalam batas wajar dan tidak berlebihan.
Catatan Penting Mengenai Konsumsi Bit
Manfaat buah bit bagi kesehatan memang sangat beragam. Namun, penting untuk diingat bahwa berbagai khasiat ini masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya secara menyeluruh pada setiap individu.
Selain itu, meskipun bit memiliki segudang nutrisi, bukan berarti Anda dapat mengonsumsinya secara berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi bit justru dapat menyebabkan efek samping seperti menurunkan kadar kalsium dalam tubuh dan berpotensi mengganggu fungsi ginjal.
Karena itu, sebelum Anda mulai menambahkan buah bit ke dalam menu harian Anda, terutama jika Anda menderita penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu untuk mendapatkan saran yang paling tepat. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko