Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Konsisten Porsi Jumbo Seharga Rp 5.000, Warung Bakso Tempuran Mampu Jual 1.000 Porsi Per Hari

Bhagas Dani Purwoko • Jumat, 19 September 2025 | 02:26 WIB

KULINER: Warung bakso tempuran di Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander tetap eksis dengan harga Rp 5.000 per porsi.
KULINER: Warung bakso tempuran di Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander tetap eksis dengan harga Rp 5.000 per porsi.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebuah warung bakso di Dusun Tempuran, Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro mencuri perhatian masyarakat.

Karena warung tersebut konsisten menyajikan bakso jumbo berukuran sangat besar hanya dengan harga Rp 5.000 per porsi. Tak heran, Warung Bakso Tempuran ini mampu menjual sekitar 1.000 porsi dalam sehari, bahkan mencapai 1.500 porsi pada hari libur.

Bapak Muhammad Nurul Huda selaku pemilik warung mengatakan, penetapan harga murah meriah tersebut sengaja dilakukan untuk menjaga agar warungnya tetap ramai dikunjungi.

"Saya sengaja menetapkan harga segitu karena ingin warung ini selalu ramai pengunjung, meskipun untungnya sedikit," ujar Pak Huda kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga: Bakso Pak Mus jadi Bakso Legendaris Bagi Anak Kos Bojonegoro dengan Harga Murah

Dengan harga Rp 5.000, pelanggan sudah mendapatkan seporsi bakso tempuran lengkap berisi satu bakso jumbo berukuran sangat besar dan 15 bakso kecil sebagai pelengkap.

Porsi tersebut dinilai sangat menguntungkan di tengah mahalnya harga makanan saat ini. Warung sederhana ini telah beroperasi sejak tahun 1980-an dan merupakan usaha turun temurun keluarga.

Usaha ini awalnya dirintis oleh Ibu Umi Kulsum, kemudian dilanjutkan oleh anaknya, Pak Huda, bersama Ibu Jumini hingga saat ini.

"Warung ini sempat menjual mie ayam juga, namun karena pengunjung lebih minat dengan baksonya, jadi mie ayam ditiadakan," ungkap Ibu Umi Kulsum, perintis warung tersebut.

Baca Juga: Sefta Nadania Arofah, Suka Makan Bakso - Soto

Data penjualan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kuliner ini cukup tinggi. Dalam hari biasa, warung ini mampu menjual sekitar 1.000 porsi bakso.

Angka tersebut melonjak drastis hingga 1.500 porsi ketika hari libur tiba. Warung buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB, namun sering kali harus tutup lebih awal karena stok habis terjual.

Hanya pada bulan Ramadan, warung ini libur total. Fasilitas warung cukup memadai dengan menyediakan dua pilihan tempat duduk yaitu lesehan dan tempat duduk dengan meja kursi.

Menu pelengkap berupa es teh dan air dingin juga tersedia untuk menambah kenyamanan pembeli.

Baca Juga: 36 Ide Bisnis Rumahan di Tahun 2025: Dari Hobi Jadi Cuan, Temukan Peluangmu!

Yahya, warga Desa Sumodikaran mengaku sering berkunjung ke warung ini. Menurut pengamatannya, keramaian warung ini luar biasa hingga pelanggan harus mengantre tempat duduk.

"Saya sering menyaksikan keramaian warung ini, beberapa pembeli bahkan harus mengantri tempat duduk," kata Yahya saat ditemui di lokasi.

JUMBO: Satu porsi bakso tempuran benar-benar jumbo.
JUMBO: Satu porsi bakso tempuran benar-benar jumbo.

Ia menambahkan, pada hari libur beberapa pengunjung bahkan rela membawa alas tikar sendiri karena tidak kebagian tempat duduk di warung.

Sementara itu, Mas Ali, penduduk asal Tambakrejo yang bekerja di sekitar lokasi warung, mengaku menjadi pelanggan rutin warung ini.

Ia selalu datang setiap dua hari sekali bersama rekan-rekan kerjanya untuk menikmati bakso jumbo tersebut.

Baca Juga: BRI Optimis Penjualan ORI025 Laris Manis

"Rasanya enak dan harganya sangat merakyat. Warungnya juga nyaman karena bersebelahan dengan sawah," ujar Mas Ali.

Fenomena Warung Bakso Tempuran ini menunjukkan bahwa strategi harga terjangkau dengan kualitas terjaga masih efektif menarik minat konsumen.

Di tengah naiknya harga berbagai kebutuhan pokok, kehadiran warung ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan berkualitas tanpa menguras kantong.

Warung ini juga membuktikan bahwa usaha turun temurun yang dikelola dengan konsisten mampu bertahan dan berkembang di era modern saat ini. (jes/lul/bgs)

 

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Murah Meriah #porsi #Konsisten #ramai pengunjung #laris #jual #warung bakso tempuran #bakso jumbo #1980