RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Beras kencur telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi pengobatan dan kuliner Indonesia selama berabad-abad. Minuman ini menggabungkan kehangatan rempah berupa kencur, serta kelembutan beras, menciptakan efek menyegarkan dan menyembuhkan secara alami.
Umumnya beras kencur paling enak dinikmati ketika beristirahat, karena berkhasiat untuk mengurangi pegal linu dan menyegarkan tubuh kembali. Selain itu beras kencur juga dapat meredam batuk, menyembuhkan masuk angin, serta meningkatkan daya tahun tubuh.
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) mencatat bahwa beras kencur merupakan salah satu dari lima jamu paling populer di Indonesia dengan tingkat konsumsi mencapai 65 persen pada tahun 2024. Tidak heran, mengingat selain biaya yang terjangkau untuk membelinya, beras kencur juga dapat diracik sendiri di rumah.
Sesuai namanya, bahan utama untuk membuat beras kencur adalah beras dan potongan kencur. Selain itu utnuk menguatkan sensasi hangatnya, rempah lain seperti asam jawa, jahe dan gula merah juga turut ditambahkan ke dalam ramuan jamu.
Bahan-bahan membuat beras kencur:
- 2 liter air
- 100 gram beras, rendam minimal 4 jam sebelum digunakan
- 125 gram kencur, kupas dan potong
- 3 ruas jahe, memarkan
- 100 gram gula merah
- 1 sdt asam jawa
Cara membuat beras kencur:
- Rendam dan tiriskan beras sebelum digunakan
- Dalam panci, rebus asam jawa, jahe dan gula merah hingga mendidih.
- Saring air rebusan dan dinginkan.
- Dalam blender, campur beras, kencur dan sisa air. Blender hingga halus.
- Rebus kembali air rebusan yang telah disaring, masukkan campuran kencur ke dalam panci.
- Aduk hingga rata dan beras mengendap di bawah panci
- Saring hasil rebusan, sajikan di dalam gelas.
Beras kencur paling enak dinikmati selagi hangat, namun dewasa ini ada pula yang meminum beras kencur sebagai minuman dingin. Namun apapun pilihannya, jangan lupa untuk segera dikonsumsi tidak lebihd ari satu hari agar cita rasa beras kencur tetap terjaga. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana