Jangan Tunggu Anak Besar, Begini Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Sejak Dini

Farhan Reza Ardiansyah • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 19:33 WIB
Ilustrasi anak menabung
Ilustrasi anak menabung

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Biaya pendidikan anak menjadi salah satu kebutuhan yang perlu dipersiapkan orang tua sejak jauh-jauh hari. Bukan hanya uang sekolah, kebutuhan pendidikan juga mencakup buku, seragam, perlengkapan belajar, transportasi, hingga berbagai kegiatan tambahan.

Jika tidak direncanakan sejak awal, biaya tersebut dapat menjadi beban ketika anak mulai memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Karena itu, orang tua perlu memiliki perencanaan dana pendidikan yang realistis dan disesuaikan dengan kemampuan finansial keluarga.

Tentukan Target Pendidikan

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menentukan gambaran pendidikan anak di masa depan.

Baca Juga: 8 Tips Mengajarkan Anak Bijak Mengatur Uang Saku Sejak Dini

Orang tua dapat mulai memperkirakan jenjang pendidikan yang ingin ditempuh anak, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pilihan sekolah negeri, swasta, maupun kuliah di luar kota juga dapat memengaruhi besarnya dana yang perlu dipersiapkan.

Target ini tidak harus langsung sangat detail. Namun, adanya gambaran awal akan membantu orang tua menentukan kebutuhan dana.

Mulai Menabung Sejak Anak Masih Kecil

Waktu menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan dana pendidikan.

Semakin dini orang tua mulai menyiapkan dana, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mengumpulkannya. Dengan begitu, kebutuhan dana yang besar dapat dipersiapkan secara bertahap.

Misalnya, orang tua dapat menyisihkan sejumlah uang setiap bulan khusus untuk pendidikan anak. Besarnya nominal tidak harus sama untuk setiap keluarga karena perlu disesuaikan dengan pendapatan dan pengeluaran masing-masing.

Yang lebih penting adalah konsistensi.

Jangan Hanya Menghitung Uang Sekolah

Ketika membuat perencanaan, orang tua sebaiknya tidak hanya melihat biaya pendaftaran atau uang sekolah.

Ada berbagai kebutuhan lain yang perlu diperhitungkan, seperti seragam, buku, alat tulis, perangkat elektronik, transportasi, uang kegiatan, kursus, hingga kebutuhan tempat tinggal jika anak nantinya menempuh pendidikan di luar daerah.

Dengan memasukkan berbagai kebutuhan tersebut sejak awal, perkiraan dana pendidikan akan menjadi lebih realistis.

Perhitungkan Kenaikan Biaya

Baca Juga: 5 Rekomendasi SD Swasta Terbaik di Bojonegoro, Bisa Jadi Pilihan untuk Pendidikan Anak

Biaya pendidikan beberapa tahun mendatang belum tentu sama dengan biaya yang berlaku saat ini.

Karena itu, orang tua perlu memperhitungkan kemungkinan kenaikan biaya ketika membuat target dana pendidikan. Jangan sampai tabungan yang terlihat cukup berdasarkan biaya saat ini ternyata tidak mencukupi ketika anak memasuki jenjang pendidikan tersebut.

Perencanaan sebaiknya dibuat dengan mempertimbangkan jangka waktu dan perubahan biaya yang mungkin terjadi.

Pisahkan Dana Pendidikan

Agar dana pendidikan tidak mudah terpakai untuk kebutuhan lain, orang tua dapat membuat pos keuangan khusus.

Dana tersebut sebaiknya dipisahkan dari uang untuk kebutuhan sehari-hari maupun dana darurat. Dengan begitu, orang tua dapat lebih mudah memantau perkembangan dana dan mengetahui apakah target yang dibuat sudah berjalan sesuai rencana.

Sesuaikan dengan Kemampuan Keluarga

Mempersiapkan pendidikan anak memang penting, tetapi bukan berarti orang tua harus memaksakan kondisi keuangan.

Rencana pendidikan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan keluarga. Kebutuhan pokok, dana darurat, cicilan, dan kebutuhan penting lainnya tetap perlu diperhatikan.

Sekolah dengan biaya tinggi juga bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan anak. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan pendidikan dapat dipenuhi tanpa membuat kondisi keuangan keluarga menjadi tidak sehat.

Ajarkan Anak Mengenai Keuangan

Ketika anak sudah cukup besar, orang tua juga dapat mulai melibatkannya dalam pembicaraan mengenai pendidikan dan pengelolaan uang.

Anak dapat diajarkan bahwa pendidikan membutuhkan perencanaan dan setiap keluarga memiliki kondisi finansial yang berbeda.

Baca Juga: 9 Strategi Mengelola Keuangan untuk Pasangan yang Baru Menikah, Agar Rumah Tangga Lebih Stabil

Selain membantu anak memahami nilai uang, kebiasaan tersebut juga dapat menjadi bekal agar mereka lebih bertanggung jawab dalam mengelola keuangan ketika dewasa.

Mulai dari Sekarang

Mempersiapkan dana pendidikan tidak harus menunggu penghasilan besar. Orang tua dapat memulainya dengan menentukan target, membuat pos khusus, kemudian menyisihkan dana secara rutin sesuai kemampuan.

Perencanaan yang dilakukan sejak anak masih kecil memberikan waktu lebih panjang bagi keluarga untuk mempersiapkan kebutuhan pendidikan.

Dengan perencanaan yang matang, biaya pendidikan di masa depan diharapkan tidak datang sebagai beban yang mengejutkan, tetapi sudah menjadi bagian dari rencana keuangan keluarga. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
Pendidikan dana pendidikan anak biaya pendidikan orang tua