RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Perubahan sikap pasangan dalam sebuah hubungan sering kali terasa lebih dulu daripada terlihat jelas. Pria yang sebelumnya terbuka bisa mulai menyimpan banyak hal, komunikasi berkurang, atau perhatian kepada hubungan perlahan berubah.
Perubahan tersebut memang tidak otomatis berarti pasangan sedang tidak setia. Namun, sejumlah penelitian tentang hubungan romantis menunjukkan bahwa kerahasiaan, rendahnya komitmen, ketidakpuasan dalam hubungan, serta ketertarikan terhadap alternatif pasangan berkaitan dengan persoalan dalam relasi.
Lantas, perubahan apa saja yang patut diperhatikan?
Baca Juga: 8 Tips Menjaga Hubungan Tetap Langgeng Setelah Menikah, Bukan Sekadar Soal Cinta
1. Mulai Banyak Menyembunyikan Hal dari Pasangan
Tidak semua privasi merupakan masalah. Setiap orang tetap membutuhkan ruang pribadi dalam hubungan.
Namun, ketika pasangan mulai sengaja menyembunyikan banyak hal yang sebelumnya biasa dibicarakan, perubahan tersebut bisa memengaruhi kualitas hubungan. Penelitian yang dipublikasikan dalam Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa kecenderungan menyembunyikan informasi dari pasangan berkaitan dengan kepuasan dan komitmen hubungan yang lebih rendah.
Artinya, yang perlu diperhatikan bukan sekadar apakah seseorang menjaga privasi, tetapi apakah kerahasiaan tersebut mulai menjadi pola.
2. Komitmen terhadap Hubungan Terlihat Menurun
Hubungan membutuhkan komitmen untuk mempertahankan kedekatan dan menghadapi masalah bersama.
Dalam penelitian terhadap pasangan yang berpacaran, komitmen yang lebih rendah ditemukan berkaitan dengan keterlibatan dengan orang di luar hubungan. Penelitian yang sama juga menemukan hubungan antara ketidakpuasan dalam hubungan, sikap yang lebih permisif terhadap perselingkuhan, serta ketertarikan terhadap alternatif pasangan dengan perilaku tersebut.
Baca Juga: Jangan Langsung Curiga, Ini Arti Mimpi Suami atau Pasangan Selingkuh Menurut Psikolog
Karena itu, perubahan seperti semakin tidak peduli terhadap hubungan atau enggan membicarakan masa depan bersama patut diperhatikan sebagai bagian dari kondisi relasi secara keseluruhan.
3. Mulai Lebih Tertarik pada Alternatif Pasangan
Ketertarikan terhadap orang lain tidak selalu berarti seseorang akan berselingkuh. Namun, penelitian menunjukkan bahwa perhatian dan ketertarikan yang semakin besar terhadap alternatif pasangan dapat berkaitan dengan komitmen yang lebih rendah.
Sebuah penelitian yang mencakup delapan studi menemukan bahwa ketertarikan terhadap alternatif pasangan berkaitan dengan kecenderungan perselingkuhan, dengan komitmen sebagai salah satu faktor yang menjembatani hubungan tersebut.
Dalam kehidupan sehari-hari, perubahan ini bisa terlihat ketika perhatian terhadap orang di luar hubungan mulai jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
4. Kepuasan terhadap Hubungan Menurun
Hubungan yang tidak lagi terasa memuaskan juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Penelitian terhadap pasangan yang berpacaran menemukan bahwa kepuasan hubungan yang lebih rendah berkaitan dengan keterlibatan dengan orang di luar hubungan.
Namun, ketidakpuasan tidak berarti seseorang pasti memilih berselingkuh. Masalah tersebut bisa menjadi tanda bahwa ada kebutuhan, konflik, atau persoalan komunikasi dalam hubungan yang belum terselesaikan.
5. Pernah Tidak Setia dalam Hubungan Sebelumnya
Riwayat hubungan juga bisa menjadi bagian dari pola yang perlu dipahami.
Penelitian terhadap 783 orang yang sedang menjalani hubungan eksklusif menemukan bahwa mereka yang memiliki riwayat perselingkuhan dalam hubungan sebelumnya lebih mungkin melaporkan keterlibatan dengan orang lain dalam hubungan berikutnya. Sikap terhadap perselingkuhan, tingkat komitmen, kepuasan hubungan, dan kualitas alternatif pasangan juga berkaitan dengan perilaku tersebut.
Meski demikian, masa lalu seseorang tidak otomatis menentukan perilakunya dalam hubungan sekarang.
Bukan Berarti Pasti Tidak Setia
Lima perubahan tersebut sebaiknya tidak digunakan untuk langsung menyimpulkan bahwa seorang pria sedang berselingkuh.
Dalam hubungan, perubahan komunikasi dan kedekatan bisa muncul karena banyak faktor. Bahkan penelitian mengenai kerahasiaan dalam hubungan menunjukkan bahwa menyembunyikan sesuatu dari pasangan berkaitan dengan menurunnya kepuasan dan komitmen, tetapi bukan berarti setiap bentuk privasi merupakan tanda perselingkuhan.
Karena itu, ketika perubahan mulai terasa sebagai pola, langkah yang lebih penting adalah melihat konteksnya secara utuh dan membicarakannya secara terbuka. Sebab, persoalan kesetiaan dalam hubungan tidak bisa ditentukan hanya dari satu kebiasaan atau perubahan sikap.
Editor : Hakam Alghivari