7 Jenis Fotografi yang Wajib Diketahui, dari Jurnalistik hingga Fotografi Jalanan

Andhika Feriawan • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Berbeda dengan fotografi biasa, fotografi sport membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kemampuan memprediksi gerakan objek. (ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Berbeda dengan fotografi biasa, fotografi sport membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kemampuan memprediksi gerakan objek. (ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dunia fotografi memiliki banyak jenis yang berkembang mengikuti kebutuhan, gaya, dan objek yang ingin diabadikan. Setiap jenis fotografi memiliki karakteristik serta teknik pengambilan gambar yang berbeda. Bagi fotografer pemula, mengenali berbagai jenis fotografi dapat membantu menentukan gaya yang paling sesuai untuk dipelajari.

Berikut 7 jenis fotografi yang cukup populer dan menarik untuk dicoba.

1. Fotografi Jurnalistik (Photojournalism)

Fotografi jurnalistik digunakan untuk menyampaikan informasi atau peristiwa melalui gambar. Foto dapat merekam kejadian seperti bencana, olahraga, kegiatan sosial, politik, budaya, maupun berbagai peristiwa penting lainnya.

Dalam fotografi jurnalistik, kemampuan menangkap momen menjadi sangat penting. Sebuah foto yang tepat dapat membantu masyarakat memahami sebuah peristiwa bahkan tanpa penjelasan panjang.

Baca Juga: Jangan Asal Foto, Inilah Macam-Macam Angle Pengambilan Gambar agar Fotomu Terlihat Lebih Bagus

2. Fotografi Lanskap (Landscape Photography)

Fotografi lanskap menampilkan keindahan alam atau lingkungan dalam bidang pandang yang luas. Gunung, pantai, sawah, hutan, dan perkotaan dapat menjadi objek menarik.

Waktu pengambilan gambar juga sangat berpengaruh. Banyak fotografer memilih waktu matahari terbit atau terbenam karena menghasilkan pencahayaan yang lebih lembut dan suasana yang dramatis.

3. Fotografi Jalanan (Street Photography)

Fotografi jalanan mengabadikan berbagai momen spontan yang terjadi di ruang publik. Aktivitas masyarakat, interaksi antarmanusia, transportasi, hingga suasana perkotaan dapat menjadi objek fotografi.

Salah satu daya tariknya adalah sifatnya yang natural. Fotografer biasanya berusaha menangkap momen tanpa mengatur subjek secara berlebihan sehingga foto terasa lebih spontan dan memiliki cerita.

4. Fotografi Makro (Macro Photography)

Fotografi makro mengambil objek berukuran kecil dari jarak dekat sehingga detail yang biasanya sulit dilihat dengan mata dapat terlihat lebih jelas.

Serangga, bunga, tekstur daun, tetesan air, dan benda-benda kecil lainnya sering menjadi objek fotografi makro. Ketelitian dalam menentukan fokus sangat penting karena kedalaman bidang pada foto makro biasanya sangat terbatas.

5. Fotografi Produk (Product Photography)

Fotografi produk digunakan untuk menampilkan suatu barang agar terlihat menarik dan informatif. Jenis fotografi ini banyak digunakan dalam kebutuhan bisnis, katalog, marketplace, iklan, dan media sosial.

Komposisi, pencahayaan, warna, serta kebersihan objek menjadi faktor penting. Foto produk yang baik dapat membantu calon konsumen melihat bentuk dan detail barang dengan lebih jelas.

6. Fotografi Arsitektur (Architectural Photography)

Fotografi arsitektur berfokus pada bangunan dan berbagai elemen desain di dalamnya. Gedung, rumah, tempat ibadah, jembatan, hingga interior ruangan dapat menjadi objek.

Fotografer perlu memperhatikan perspektif, garis bangunan, simetri, pencahayaan, dan komposisi agar karakter arsitektur terlihat dengan baik.

Baca Juga: Jangan Asal Foto, Ini Teori Segitiga Exposure yang Harus Kamu Pahami Dulu

7. Fotografi Olahraga (Sport Photography)

Fotografi sport merupakan salah satu jenis fotografi yang berfokus pada pengambilan gambar dalam berbagai kegiatan olahraga. Berbeda dengan fotografi biasa, fotografi sport membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kemampuan memprediksi gerakan objek.

Fotografer harus mampu menangkap momen penting, seperti pemain mencetak gol, atlet melompat, pelari mencapai garis finis, hingga ekspresi kemenangan dan kekecewaan para atlet.

Setiap Jenis Fotografi Memiliki Karakter Berbeda

Tujuh jenis fotografi tersebut hanyalah sebagian dari banyak genre yang berkembang saat ini. Ada pula fotografi potrait, fotografi pernikahan, fotografi makanan, fotografi satwa liar, fotografi fashion, hingga fotografi malam.

Bagi pemula, tidak perlu langsung menguasai semuanya. Cobalah beberapa genre dan perhatikan jenis objek serta gaya pengambilan gambar yang paling disukai.

Dengan rutin berlatih, mempelajari komposisi, pencahayaan, perspektif, dan teknik kamera, kemampuan fotografi dapat berkembang secara bertahap. Sebab, fotografi bukan hanya soal kamera mahal, tetapi juga bagaimana seseorang mampu melihat dan menceritakan sebuah momen melalui gambar. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
Objek fotografi foto jurnalistik fotografer