Cara Merawat Ikan Cupang untuk Pemula agar Sehat dan Warnanya Tetap Cantik

Farhan Reza Ardiansyah • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:11 WIB
Ikan cupang yang sehat (FARHAN REZA/RADAR BOJONEGORO)
Ikan cupang yang sehat (FARHAN REZA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Ikan cupang menjadi salah satu ikan hias yang banyak dipelihara karena memiliki warna tubuh menarik, sirip yang indah, serta relatif mudah dirawat. Meski begitu, bukan berarti ikan cupang bisa dipelihara tanpa perawatan yang tepat.

Air, makanan, ukuran wadah, hingga kebersihan lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan ikan cupang. Berikut beberapa cara merawat ikan cupang yang bisa dilakukan oleh pemula.

1. Gunakan Wadah yang Cukup

Ikan cupang memang dapat bertahan di wadah kecil, tetapi bukan berarti wadah yang sangat sempit merupakan pilihan terbaik. Gunakan wadah yang cukup untuk membuat ikan bergerak dengan leluasa.

Wadah juga sebaiknya tidak terlalu penuh agar ikan tetap memiliki ruang untuk berenang dan mengambil udara di permukaan.

2. Jaga Kebersihan Air

Kualitas air merupakan salah satu faktor penting dalam merawat ikan cupang. Air yang kotor dapat meningkatkan risiko ikan mengalami masalah kesehatan.

Baca Juga: Jangan Asal Memberi Pakan, Inilah 5 Pakan yang Cocok dan Aman untuk Ikan Hias Peliharaanmu

Lakukan penggantian air secara berkala. Hindari mengganti seluruh air secara mendadak jika tidak diperlukan karena perubahan lingkungan yang drastis dapat membuat ikan stres.

3. Jangan Memberikan Makanan Berlebihan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah memberi makan terlalu banyak.

Berikan makanan dalam jumlah secukupnya dan perhatikan apakah makanan langsung dihabiskan. Sisa makanan yang mengendap dapat membuat air cepat kotor.

Pelet khusus ikan cupang dapat menjadi makanan utama. Pemberian pakan sebaiknya disesuaikan dengan ukuran dan kondisi ikan.

4. Perhatikan Suhu Air

Cupang merupakan ikan tropis sehingga kondisi air yang terlalu dingin dapat membuatnya kurang aktif. Pastikan suhu air relatif stabil dan tidak mengalami perubahan secara tiba-tiba.

Jika menggunakan akuarium di ruangan dengan suhu yang cukup rendah, pemilik dapat mempertimbangkan penggunaan pemanas khusus akuarium dengan pengaturan yang sesuai.

5. Hindari Menempatkan Dua Cupang Jantan Bersama

Cupang jantan dikenal memiliki sifat teritorial. Menempatkan dua jantan dalam satu wadah dapat memicu perkelahian dan menyebabkan cedera.

Jika ingin memelihara beberapa ikan cupang, gunakan wadah terpisah atau sekat yang aman.

6. Berikan Lingkungan yang Nyaman

Tanaman air atau dekorasi yang aman dapat digunakan untuk membuat lingkungan akuarium lebih menarik sekaligus memberikan tempat berlindung.

Namun, hindari dekorasi dengan permukaan tajam yang dapat merusak sirip cupang.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Ikan Hias yang Cocok Dipelihara di Rumah, Cantik dan Mudah Dirawat

7. Amati Perilaku Setiap Hari

Pemilik sebaiknya meluangkan waktu untuk memperhatikan kondisi ikan setiap hari. Cupang yang sehat umumnya aktif, memiliki nafsu makan, dan menunjukkan respons terhadap lingkungan.

Jika ikan tiba-tiba tidak mau makan, terus berada di dasar wadah, berenang tidak normal, atau warna tubuh berubah drastis, kondisi tersebut perlu diperhatikan.

8. Jangan Sering Memindahkan Ikan

Terlalu sering memindahkan ikan dari satu wadah ke wadah lain dapat membuat cupang stres. Sebaiknya tentukan tempat pemeliharaan yang sesuai sejak awal dan lakukan perubahan hanya jika memang diperlukan.

Perawatan Konsisten Jadi Kunci

Merawat ikan cupang sebenarnya tidak sulit selama dilakukan secara konsisten. Memberikan makanan secukupnya, menjaga kualitas air, menyediakan wadah yang layak, serta memperhatikan perubahan perilaku dapat membantu ikan tetap sehat.

Bagi pemula, yang terpenting bukan sekadar membuat ikan cupang terlihat cantik, tetapi memastikan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Dengan perawatan yang tepat, ikan cupang dapat menjadi hewan peliharaan yang menarik sekaligus menyenangkan untuk dirawat di rumah. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
ikan cupang pemula ikan rawat ikan hias