5 Cara Menghadapi Orang yang Suka Bicara tapi Tidak Mau Mendengar, Jangan Ikut Emosi

Farhan Reza Ardiansyah • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:27 WIB
ilustrasi orang sedang berdebat
ilustrasi orang sedang berdebat

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pernah berbicara dengan seseorang yang selalu ingin didengar, tetapi tidak pernah memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara? Situasi seperti ini cukup sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik dengan teman, pasangan, keluarga, maupun rekan kerja.

Berhadapan dengan orang yang gemar mendominasi pembicaraan memang bisa membuat kesal. Apalagi ketika setiap pendapat yang kita sampaikan selalu dipotong atau justru dibalas dengan cerita lain. Jika tidak disikapi dengan baik, komunikasi bisa berubah menjadi konflik.

Lantas, bagaimana cara menghadapi orang yang seperti ini?

Baca Juga: 7 Langkah Cara Menolak Ajakan Nongkrong dengan Sopan Tanpa Menyinggung Teman

1. Jangan Ikut Terpancing Emosi

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang. Ketika lawan bicara terus memotong pembicaraan, jangan langsung membalas dengan nada tinggi.

Reaksi emosional justru dapat membuat percakapan semakin sulit. Cobalah memberikan jeda dan memilih waktu yang tepat untuk menyampaikan keberatan.

2. Berani Meminta Kesempatan untuk Bicara

Baca Juga: Inilah 6 Ciri Perempuan yang Menjalani Hidup Tanpa Teman Dekat, Salah Satunya Menyukai Kesendirian

Anda juga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Jika pembicaraan terus didominasi oleh orang tersebut, sampaikan dengan cara yang sopan tetapi tegas.

Misalnya, Anda bisa mengatakan, “Sebentar, aku ingin menyelesaikan pembicaraanku dulu. Setelah itu aku akan mendengarkan kamu.”

Kalimat sederhana seperti ini dapat membantu membuat percakapan menjadi lebih seimbang.

3. Hindari Berdebat Tanpa Akhir

Tidak semua orang yang banyak berbicara bisa langsung berubah menjadi pendengar yang baik. Jika Anda sudah mencoba menjelaskan tetapi orang tersebut tetap ingin menang sendiri, jangan terus memaksakan perdebatan.

Sampaikan pendapat seperlunya. Anda tidak harus membuat orang lain selalu setuju dengan apa yang Anda katakan.

4. Sampaikan Perasaan dengan Jujur

Jika perilaku tersebut terjadi berulang kali, tidak ada salahnya membicarakannya secara langsung. Namun, hindari kalimat yang menyudutkan seperti, “Kamu memang tidak pernah mau mendengar.”

Lebih baik gunakan kalimat yang menjelaskan perasaan Anda, misalnya, “Aku merasa kurang didengarkan ketika pembicaraanku sering dipotong.”

Baca Juga: Dari Jabat Tangan Saja, Orang Sudah Mulai Menilai Menurut Psikologi

Cara ini membuat pesan yang disampaikan terdengar lebih jelas tanpa langsung menyalahkan lawan bicara.

5. Berikan Batasan

Jika sudah berkali-kali mencoba berkomunikasi tetapi tidak ada perubahan, Anda boleh membuat batasan. Tidak semua percakapan harus dilanjutkan jika hanya membuat diri sendiri merasa lelah dan tidak dihargai.

Pada akhirnya, komunikasi yang sehat membutuhkan dua orang yang sama-sama mau berbicara dan mendengarkan. Jadi, ketika menghadapi orang yang selalu ingin didengar tetapi tidak mau mendengar, tetaplah tenang, tegas, dan jangan sampai perilakunya membuat Anda ikut kehilangan kendali. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
pembicaraan mengadapi orang emosi perasaan berdebat