Mitos atau Fakta? Benarkah Onani Bisa Membuat Tubuh Lebih Tinggi?

Farhan Reza Ardiansyah • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:37 WIB
ilustrasi remaja
ilustrasi remaja

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Di tengah maraknya informasi yang beredar di media sosial, masih banyak masyarakat yang mempercayai bahwa onani atau masturbasi dapat memengaruhi tinggi badan seseorang. Namun, benarkah anggapan tersebut?

Berdasarkan penjelasan medis, anggapan bahwa onani dapat membuat tubuh menjadi lebih tinggi maupun lebih pendek merupakan mitos. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya hubungan langsung antara masturbasi dengan pertumbuhan tinggi badan.

Para ahli menjelaskan bahwa tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti genetik, kecukupan nutrisi, hormon pertumbuhan, kualitas tidur, serta aktivitas fisik. Faktor-faktor tersebut memiliki peran yang jauh lebih besar dibandingkan kebiasaan masturbasi.

Baca Juga: Remaja Jadi Kelompok Rentan Penyalahgunaan Narkoba, Lebih dari 900 Ribu Anak Muda Tercatat Sebagai Pengguna

Hormon pertumbuhan, misalnya, diproduksi secara alami oleh tubuh dan banyak dilepaskan saat seseorang tidur. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta rutin berolahraga menjadi langkah yang lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan, terutama pada masa anak-anak dan remaja.

Sementara itu, masturbasi merupakan perilaku seksual yang umum terjadi pada remaja maupun orang dewasa. Dalam dunia medis, aktivitas ini umumnya dianggap normal selama dilakukan secara wajar dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, pekerjaan, atau kesehatan mental.

Meski demikian, kebiasaan yang dilakukan secara berlebihan hingga menimbulkan kecanduan dapat berdampak pada kualitas hidup, seperti menurunnya produktivitas, terganggunya waktu istirahat, hingga memengaruhi kesehatan psikologis. Karena itu, menjaga keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan tetap menjadi hal yang penting.

Fokus pada Gaya Hidup Sehat

Bagi remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan, para ahli menyarankan untuk lebih fokus pada kebiasaan yang terbukti mendukung perkembangan tubuh. Beberapa di antaranya adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan protein, kalsium, dan vitamin D, berolahraga secara rutin, serta tidur yang cukup setiap malam.

Kesimpulannya, klaim bahwa onani dapat membuat tubuh lebih tinggi tidak didukung oleh bukti ilmiah. Tinggi badan lebih banyak ditentukan oleh faktor keturunan, hormon, nutrisi, dan pola hidup sehat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam menerima informasi kesehatan dan mengacu pada sumber yang kredibel sebelum mempercayai berbagai mitos yang beredar. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
mitos onani Gaya Hidup remaja pertumbuhan