Bedah Cerita Avatar Aang The Last Airbender (2026), Siapa Tagah, Avatar Xian, dan Avatar Sonam?

Andhika Feriawan • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 15:59 WIB
Film animasi Avatar Aang: The Last Airbender (2026) petualangan baru Avatar Aang dewasa dengan karakter baru seperti Tagah, Avatar Xian dan Avatar Sonam. (ISTIMEWA/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Film animasi Avatar Aang: The Last Airbender (2026) petualangan baru Avatar Aang dewasa dengan karakter baru seperti Tagah, Avatar Xian dan Avatar Sonam. (ISTIMEWA/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Film animasi Avatar Aang: The Last Airbender (2026) menjadi babak baru dalam semesta Avatar dengan menghadirkan kisah Aang saat telah beranjak dewasa. Berbeda dengan serial orisinal yang berfokus pada Perang Seratus Tahun, film ini mengangkat misi untuk mengungkap sejarah kuno Bangsa Pengembara Udara sekaligus memperkenalkan karakter-karakter baru yang memiliki kaitan erat dengan masa lalu dunia Avatar.

Salah satu daya tarik terbesar film ini adalah kemunculan Tagah, Avatar Sonam, dan Avatar Xian. Ketiganya menjadi kunci dalam mengungkap misteri yang telah terkubur selama ribuan tahun.

Tagah, Pengembara Udara yang Bertahan Selama Ribuan Tahun

Tagah merupakan karakter baru yang diperkenalkan sebagai seorang Pengembara Udara kuno yang ditemukan Aang dalam keadaan membeku di dalam es, mengingatkan penggemar pada nasib Aang sendiri ketika terperangkap dalam gunung es selama 100 tahun.

Namun, Tagah bukanlah Avatar maupun musuh utama. Ia merupakan salah satu murid paling berbakat dari Avatar Sonam yang hidup sekitar 5.000 tahun sebelum era Aang. Karena kesetiaan dan kemampuan spiritualnya, Tagah dipercaya menerima sebuah kemampuan istimewa dari Sonam melalui tongkat legendaris yang menjadi pusat konflik film.

Setelah terbangun di era modern, Tagah mengungkap bahwa masih ada peninggalan kuno Bangsa Udara yang diyakini mampu membantu menghidupkan kembali warisan budaya Air Nomad. Informasi tersebut membuat Aang bersama Katara, Sokka, Toph, dan Zuko memulai petualangan baru demi menemukan artefak tersebut sebelum jatuh ke tangan kelompok misterius bernama The Denied atau lebih dikenal dengan kaum tertolak yang jahat dan tidak memiliki pengendalian elemen.

Avatar Sonam, Avatar Udara dari Masa Lampau

Avatar Sonam merupakan Avatar berelemen udara yang hidup ribuan tahun sebelum Aang. Walaupun waktu kemunculannya tidak banyak, perannya sangat penting karena hampir seluruh konflik utama film berawal dari warisan yang ia tinggalkan.

Dalam cerita dijelaskan bahwa Sonam menciptakan sebuah tongkat spiritual yang memiliki kekuatan luar biasa. Tongkat tersebut bukan sekadar senjata, melainkan simbol harapan bagi Bangsa Pengembara Udara. Sonam juga dikenal sebagai Avatar yang memiliki hubungan spiritual sangat kuat dengan para pengikutnya, termasuk Tagah sebagai murid kepercayaannya.

Melalui kilas balik, penonton diperlihatkan bagaimana Sonam berusaha menjaga keseimbangan dunia pada zamannya sekaligus meninggalkan pesan bagi para Avatar generasi berikutnya.

Avatar Xian, Sang Avatar Bumi Kuno

Karakter lain yang tak kalah menarik adalah Avatar Xian, penerus Avatar Sonam dalam siklus Avatar. Avatar Xian adalah satu satunya Avatar Bumi Kuno yang memiliki pengetahuan yang sangat luas. Ia membimbing Aang untuk mengungkap misteri mengenai Avatar Sonam serta Tongkat Sonam, dan memiliki keahlian khusus dalam pengendalian pasir (sandbending). Di dalam cerita Avatar Aang: The Last Airbender dia sangat tertarik tentang situasi di berbagai era di siklus Avatar.

Aang Menghadapi Trauma Masa Lalu

Selain menghadirkan petualangan baru, film ini juga mengeksplorasi perkembangan karakter Aang sebagai seorang Avatar dewasa.

Pertemuan dengan Tagah membuat Aang kembali dihadapkan pada trauma sebagai penyintas terakhir Bangsa Pengembara Udara. Selama bertahun-tahun ia memikul rasa kehilangan terhadap seluruh bangsanya, dan kehadiran sosok lain dari masa lalu memaksanya menghadapi kembali luka yang belum sepenuhnya sembuh.

Konflik emosional inilah yang menjadi salah satu tema utama film, menjadikan kisah Aang lebih matang dibandingkan serial aslinya.

Memperluas Lore Dunia Avatar

Kehadiran Tagah, Sonam, dan Xian menunjukkan bahwa Avatar Studios mulai memperluas sejarah dunia Avatar jauh melampaui kisah Aang maupun Korra.

Melalui tokoh-tokoh tersebut, penonton diperlihatkan bahwa sejarah para Avatar terdahulu menyimpan banyak rahasia yang belum pernah diungkap sebelumnya, mulai dari peninggalan spiritual, hubungan guru dan murid, hingga asal-usul berbagai artefak kuno.

Dengan pendekatan tersebut, Avatar Aang: The Last Airbender tidak hanya menjadi kelanjutan perjalanan Aang, tetapi juga membuka pintu bagi eksplorasi era-era Avatar yang selama ini hanya dikenal melalui kilasan cerita, sekaligus memperkaya mitologi waralaba Avatar untuk proyek-proyek berikutnya. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
Avatar aang Tagah Avatar Sonam Avatar Xian