RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tidur bukan hanya menjadi waktu bagi bayi untuk beristirahat, tetapi juga merupakan momen penting bagi tubuh untuk menjalankan berbagai proses yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan jam tidur bayi agar tidak terbiasa tidur terlalu larut malam.
Dokter Reza menjelaskan bahwa malam hari memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang bayi. Hal ini berkaitan dengan pelepasan hormon pertumbuhan yang terjadi pada malam hari, terutama sekitar tengah malam.
Menurutnya, hormon pertumbuhan akan bekerja lebih optimal apabila bayi berada dalam kondisi tidur nyenyak atau deep sleep saat hormon tersebut dilepaskan.
"Karena tengah malam itu terjadi pengeluaran hormon pertumbuhan. Sehingga yang kita harapkan pada saat keluar hormon pertumbuhan, bayi itu dalam keadaan deep sleep," jelas dr. Reza.
Baca Juga: Penyebab Bibir Sumbing pada Bayi: Kenali Faktor Risiko dan Dampaknya Sejak Dini
Tidur Nyenyak Dukung Pertumbuhan Anak
Hormon pertumbuhan memiliki peran penting dalam membantu pembentukan tulang, otot, serta jaringan tubuh lainnya. Selain itu, hormon ini juga mendukung proses regenerasi sel yang berlangsung selama bayi tertidur.
Oleh sebab itu, tidur yang berkualitas tidak hanya membuat bayi lebih segar saat bangun, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan fisik yang optimal.
Sebaliknya, jika bayi sering tidur terlalu malam atau kualitas tidurnya kurang baik, proses pelepasan hormon pertumbuhan dikhawatirkan tidak berlangsung secara maksimal.
Tidur Terlalu Malam Berpotensi Mengganggu Tumbuh Kembang
Dr. Reza mengingatkan bahwa kebiasaan tidur larut malam bukan sekadar membuat bayi mengantuk keesokan harinya. Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut dapat berdampak pada berbagai aspek perkembangan anak.
Baca Juga: Cari Nama untuk Si Kecil? Ini Rekomendasi Nama Bayi Perempuan dan Laki-Laki yang Bermakna Indah
Beberapa hal yang berpotensi terganggu antara lain:
1. Pertumbuhan fisik anak
Tidur malam yang cukup membantu tubuh memproduksi hormon pertumbuhan secara optimal. Jika waktu tidur sering terlambat atau tidak berkualitas, proses pertumbuhan fisik dapat ikut terpengaruh.
2. Perkembangan secara umum
Tidur merupakan waktu penting bagi tubuh untuk memperbaiki jaringan dan mendukung perkembangan organ. Pola tidur yang kurang baik dapat memengaruhi proses tumbuh kembang secara keseluruhan.
3. Kemampuan memori dan proses belajar
Saat tidur, otak bekerja mengolah informasi yang diperoleh sepanjang hari. Tidur yang cukup membantu memperkuat daya ingat, mendukung perkembangan fungsi otak, serta mempersiapkan anak untuk belajar berbagai kemampuan baru sesuai usianya.
Baca Juga: Mengenal Toksin Cereulide, Senyawa Berbahaya di Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold pHPro 1
4. Kualitas istirahat tubuh
Tidur malam yang berkualitas memberikan kesempatan bagi tubuh untuk benar-benar beristirahat. Jika bayi sering tidur terlalu larut atau tidurnya tidak nyenyak, tubuh bisa menjadi kurang optimal dalam menjalankan proses pemulihan.
Orang Tua Perlu Membiasakan Pola Tidur yang Teratur
Melihat pentingnya manfaat tidur malam, dr. Reza menganjurkan agar orang tua mulai membentuk kebiasaan tidur yang teratur sejak bayi masih dini. Rutinitas tidur yang konsisten dapat membantu bayi lebih mudah mengantuk pada waktu yang sama setiap malam.
Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain menciptakan suasana kamar yang nyaman, meredupkan lampu menjelang waktu tidur, menghindari stimulasi berlebihan sebelum tidur, serta membiasakan jadwal tidur yang tetap setiap hari.
Dengan pola tidur yang baik, bayi memiliki kesempatan memperoleh tidur nyenyak sehingga proses pelepasan hormon pertumbuhan dapat berlangsung secara optimal. Hal ini menjadi salah satu fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan belajar, serta kesehatan anak secara keseluruhan. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko