Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tips Perkuat Networking Jalur 'Orang Dalam': 80% Lowongan Kerja Gak Pernah Disebar Publik

Bhagas Dani Purwoko • Senin, 1 Juni 2026 | 19:41 WIB
JALUR ORDAL: Ketahui rahasia jalur orang dalam.
JALUR ORDAL: Ketahui rahasia jalur orang dalam.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tahukah kamu bahwa mengirim ratusan lamaran ke portal lowongan kerja mungkin bukan strategi karier yang paling efektif? Fakta mengejutkan dari riset Universitas Cornell mengungkap bahwa hampir 80% lowongan pekerjaan tidak pernah diiklankan kepada masyarakat umum.

Dilansir dari laman Verywell Mind, posisi-posisi strategis ini justru diisi oleh kandidat yang mendapatkan informasi dari koneksi mereka. 

Singkatnya, pekerjaan-pekerjaan itu diisi melalui kekuatan networking (berjejaring)! Berjejaring bukan sekadar taktik mencari "jalur orang dalam" di sebuah perusahaan, melainkan sebuah strategi esensial yang secara ideal akan membantumu berkembang pesat, baik secara personal maupun profesional.

Berikut adalah panduan lengkap dari para pakar untuk mengubah pengalaman berjejaring yang biasa saja menjadi senjata utama dalam kariermu.

Apa Sebenarnya Networking Itu?

Sebagian besar dari kita mungkin membayangkan networking sebagai ruang pertemuan kaku yang dipenuhi orang-orang berjas rapi, bertukar kartu nama demi naik jabatan. Padahal, gambarannya jauh lebih luas dari itu.

Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka! Lowongan Lulusan SMA di Bea Cukai Jadi Primadona, Cek Syaratnya

"Networking adalah proses yang disengaja untuk membangun dan memelihara hubungan profesional yang memberikan nilai timbal balik," jelas Kimberly Brown, Pakar Karier dan Kepemimpinan sekaligus pendiri Brown Leadership. "Networking berhasil karena karier pada dasarnya dibangun di atas hubungan, orang mempekerjakan, mempromosikan, dan merekomendasikan orang yang mereka kenal dan percayai."

Ada dua jenis jaringan yang bisa membantumu mencapai tujuan:

  1. Jaringan Profesional: Terjadi di konferensi bisnis, obrolan dengan rekan kerja, atau mentor. Brian Smith, pendiri IA Business Advisors, menyebutkan, "Koneksi ini membantu kita mengembangkan karier, memperluas pengaruh, dan mengakses peluang baru."

  2. Jaringan Pribadi: Pertemuan organik di luar kantor, seperti lewat keluarga, teman, kelas olahraga, atau komunitas hobi. "Hubungan-hubungan ini sering kali mendukung kesehatan emosional dan mental kita, memberi kita rasa memiliki, identitas, dan dukungan tanpa syarat," tambah Smith.

Tips Jitu Berjejaring Langsung (Offline) Secara Efektif

Menurut Smith, networking bukan sekadar tentang siapa yang kamu kenal, tapi bagaimana kamu membawa diri. Berikut tips praktisnya:

Strategi Cerdas Berjejaring Secara Online

Membangun jaringan di dunia maya mungkin terasa mudah, namun butuh effort ekstra agar tidak terasa palsu.

Baca Juga: Sains Bongkar Alasan Mengapa Jam Kerja Kantoran Modern Sengaja 'Merusak' Jam Tidur Alami Manusia

Mengapa Koneksi Adalah Segalanya?

Kembali ke statistik awal, 80% lowongan berada di "pasar kerja tersembunyi" (hidden job market). Andres Lares membagikan pengalaman pribadinya:

"Saya tidak pernah memiliki pekerjaan yang saya lamar secara formal dan kemudian akhirnya diterima setelah melalui proses wawancara. Pekerjaan saya didapatkan dari bertemu orang-orang di konferensi, perkenalan yang diatur melalui mantan kolega, atau teman yang saya hubungi."

Lebih dari sekadar urusan uang dan jabatan, riset dari LinkedIn mencatat bahwa berjejaring sangat krusial untuk kesehatan mental; kebiasaan ini ampuh memerangi rasa terisolasi dan kesepian, sekaligus menumbuhkan rasa dihargai.

Kabar Baik Bagi Si Introvert!

Banyak yang gemetar memikirkan obrolan dengan orang asing. Berdasarkan jajak pendapat, lebih dari 70% orang lebih memilih diam ketimbang melakukan obrolan ringan (small talk). Lalu, bagaimana jika kamu seorang introvert yang energinya cepat habis di keramaian?

"Jaringan pergaulan memengaruhi para introvert secara berbeda karena energi mereka justru terkuras," jelas Lares. "Namun, para introvert sering kali unggul dalam fase 'Menanyakan'... karena mereka cenderung menjadi pendengar yang baik. Para introvert dapat memanfaatkan kekuatan alami mereka dalam percakapan satu lawan satu dan koneksi yang lebih dalam daripada mencoba berinteraksi dengan banyak orang."

Baca Juga: Dari Introvert hingga Extrovert : Bagaimana Lingkungan Memengaruhi Kepribadianmu? Pendidikan Sangat Menentukan

Bagaimana Jika Ditolak?

Penolakan atau chat yang hanya di-read (diabaikan) adalah hal biasa. Kuncinya, jangan bawa perasaan (baper)! Brown menyarankan sebuah mindset emas: "Alihkan energimu ke koneksi yang reseptif daripada terus memikirkan koneksi yang tidak terwujud." (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#networking #lowongan kerja #Karier #Introvert #Orang Dalam