RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Aktivitas silaturahmi saat Lebaran membuat banyak rumah ditinggal dalam kondisi kosong. Situasi ini berpotensi menimbulkan risiko, terutama kebakaran akibat kelalaian penggunaan listrik maupun gas.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi tersebut.
Kepala Dinas Damkarmat Bojonegoro, Siswoyo mengatakan, langkah pencegahan perlu dilakukan sebelum meninggalkan rumah, meski hanya dalam waktu beberapa jam.
“Agar rumah aman saat ditinggalkan dan liburan nyaman, kami mengimbau warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan,” ujarnya, Kamis (18/3).
Menurutnya, sejumlah kejadian kebakaran kerap dipicu hal-hal sederhana dan terkesan sepele, seperti peralatan listrik yang masih tersambung atau penggunaan gas yang tidak aman.
Karena itu, warga diminta mencabut stop kontak listrik dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Selain itu, regulator gas juga disarankan untuk dilepas guna menghindari kebocoran.
Selain potensi kebakaran, kondisi rumah kosong juga rentan terhadap gangguan lain, seperti kebocoran air maupun masuknya hewan liar yang tidak diinginkan. Damkarmat mengimbau masyarakat memastikan kran air tertutup rapat serta menjaga kebersihan lingkungan rumah.
“Hal itu penting dilakukan untuk mencegah risiko kebakaran maupun kejadian yang tidak diinginkan selama rumah kosong,” tambahnya.
Imbauan ini menjadi pengingat di tengah meningkatnya mobilitas warga selama Lebaran, agar tetap memperhatikan aspek keamanan rumah sebelum ditinggalkan. (kam/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana