RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Enam hari masa Angkutan Lebaran 2026, tercatat 8.505 penumpang turun di Stasiun Cepu. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibanding penumpang yang berangkat, yakni 4.433 orang. Lonjakan ini menegaskan Cepu sebagai salah satu tujuan utama pemudik kembali ke kampung halaman.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menjelaskan, pemudik berasal dari berbagai daerah atau kota besar seperti Jakarta, Bekasi, Karawang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Malang.
‘’Mereka memilih KA karena aman, nyaman, dan tepat waktu. KA Ambarawa, KA Airlangga, dan KA Blambangan Ekspres menjadi favorit pemudik tujuan Cepu,” jelasnya.
Luqman juga merinci kedatangan dan keberangkatan penumpang di stasiun tersebut sejak 11 hingga 16 Maret. Jumlah penumpang yang tiba di Cepu cukup signifikan. Pada 11 Maret, tercatat 808 orang turun, 12 Maret 992, 13 Maret 1.278, 14 Maret 1.721, 15 Maret 1.845, dan 16 Maret mencapai 1.861 orang.
‘’Sementara penumpang yang berangkat dari Cepu hanya 4.433 orang selama enam hari,” tambahnya.
Selain Staisun Cepu, lanjut dia, stasiun lain di wilayah Daop 4 Semarang seperti Pekalongan, Pemalang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, dan Ngrombo juga mencatat peningkatan kedatangan penumpang.
Luqman mengatakan, lonjakan kedatangan tidak hanya menjadi momen silaturahmi keluarga, tapi juga menggeliatkan perekonomian lokal. ‘’Pergerakan masyarakat yang pulang kampung turut menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar stasiun, terutama sektor kuliner dan transportasi lokal,” katanya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana