RADARBOJONEOGORO.JAWAPOS.COM – Layanan kereta api (KA) masih menjadi primadona bagi masyarakat yang ingin berpergian dari dan menuju Bojonegoro. Hingga Selasa (17/3), Stasiun Bojonegoro masih dipadati penumpang dari berbagai wilayah Jawa Timur.
Menurut Manajer Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono, per Selasa pukul 10.00 WIB, sudah ada 2.245 penumpang yang menggunakan jasa transportasi kereta api di Stasiun Bojonegoro. Tentu, jumlah tersebut masih dapat bertambah dengan pemudik yang berangkat dan datang sepanjang hari.
“Jumlah tersebut terdiri dari 729 penumpang keberangkatan dan 1.516 penumpang kedatangan. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari,” jelas Mahendro dalam keterangan resmi PT pada Selasa siang.
Jika ditarik lebuih jauh lagi, dalam waktu seminggu sejak 11 Maret, Stasiun Bojonegoro telah menerima 14.601 pelanggan. Terdiri dari 4.745 penumpang berangkat dan 9.856 penumpang tiba di Stasiun Bojonegoro.
Animo masyarakat untuk bermudik dengan kereta api juga nampak dalam antrian pemesanan tiket kereta, baik sebelum maupun setelah Hari Raya Idul Fitri. Uniknya, tiket arus balik menjadi tiket paling banyak diincar oleh pemudik.
“Penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Bojonegoro hingga Selasa tercatat telah mencapai 18.291 tiket. Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026,” papar Mahendro.
Secara spesifik, tiket keberangkatan pada 24 Maret atau H+3 menjadi tiket paling banyak dicari masyarakat, berhubung tanggal tersebut merupakan hari terakhir cuti bersama Idul Fitri. Total sebanyak 1.402 tiket telah terjual untuk tanggal tersebut.
Mahendro juga menjamin bahwa kebutuhan jumlah penumpang tersebut bakal terpenuhi, dengan PT KAI menyediakan unit kereta tambahan sepanjang masa lebaran. “Stasiun Bojonegoro setiap harinya melayani 34 perjalanan kereta api jarak jauh, yang terdiri dari 30 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan,” ujarnya.
Menimbang jumlah penumpang yang membludak di masa libur lebaran, Mahendro mewanti-wanti agar calon penumpang datang lebih awal ke stasiun sehingga tidak perlu khawatir tertinggal kereta yang dipesan. Selain itu, Mahendro juga mengingatkan bahwa selalu ada cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
“Pelanggan juga disarankan mempertimbangkan alternatif tanggal perjalanan apabila jadwal yang diinginkan telah mendekati penuh, serta memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train agar tetap memperoleh pilihan waktu dan rute yang lebih fleksibel,” tambahnya. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana