RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penjualan ponsel pintar menjelang Lebaran 2026 di Bojonegoro mulai menunjukkan kenaikan. Namun, jika dibandingkan dengan tahun lalu, kondisi penjualan tahun ini masih tergolong lesu.
Saiful Aziz, pemilik konter Gia Cell di Jalan Rajawali, Bojonegoro, mengungkapkan sejak bulan ramadan hingga menjelang lebaran masyarakat mulai ramai memadati konter berburu handphone (HP). "Rame mas," katanya melalui pesan singkat, Jumat (13/3).
Namun, kondisi pasar saat ini masih belum menyamai ramainya pembeli di bulan suci ramadan tahun lalu.
Terpisah, Regional Manager Oppo Service Center Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Ongky Wahyu mengatakan, tren penjualan ponsel biasanya mulai meningkat sekitar satu minggu sebelum hari raya.
“Untuk penjualan sebelum Lebaran itu satu minggu sebelum hari raya sudah ada kenaikan penjualan,” ujarnya. Meski demikian, peningkatan yang terjadi saat ini belum mampu menyamai kondisi penjualan pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, hampir semua merek ponsel mengalami penurunan penjualan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Jika dibanding dengan tahun lalu, penjualan masih bagus di tahun lalu,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga ponsel yang terjadi di hampir semua merek. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga komponen seperti chipset serta hadirnya teknologi baru, termasuk fitur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Semua handphone mengalami penurunan penjualan dikarenakan harga handphone banyak yang mengalami kenaikan karena faktor harga chipset atau adanya AI yang membuat harga meroket,” jelas Ongky.
Sementara itu, beberapa hari terakhir, tren penjualan mulai bergerak naik. Ongky mencatat dalam empat hari terakhir terjadi peningkatan sekitar 35 persen dari rata-rata penjualan harian jika dibandingkan dengan bulan Februari.
“Dalam empat hari ini sudah ada kenaikan dari rate rata-rata daily di 35 persen,” ujarnya, Kamis (12/3). Selain itu, pihaknya juga memperkirakan tren penjualan masih berpotensi meningkat hingga menjelang Lebaran. Bahkan setelah hari raya, penjualan ponsel kemungkinan masih akan bergerak naik meski sulit diprediksi seberapa besar peningkatannya. (kam/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana