Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Puasa Tetap Sehat dan Bugar: Batalkan Puasa dengan Makanan atau Minuman Manis Secukupnya

Muhammad Suaeb • Senin, 23 Februari 2026 | 17:02 WIB

Photo
Photo

Oleh: Apriliawan Hidayatullah*

PUASA Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran dan pengendalian diri sebagaimana firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183.

Dari sisi kesehatan, pengendalian diri ini berdampak positif pada tubuh. Saat seseorang mampu mengelola emosi dan stres, produksi hormon kortisol dan adrenalin yang berlebihan dapat ditekan.

Kadar hormon stres yang tinggi diketahui berisiko meningkatkan gula darah, tekanan darah, hingga memicu penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Sebaliknya, kondisi tenang dan bahagia merangsang pelepasan hormon endorfin yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun, agar ibadah puasa tetap berjalan optimal, tubuh perlu dijaga agar tetap fit dan bugar.

Kuncinya adalah pengaturan pola makan yang tepat, mencakup sahur, berbuka, serta pemenuhan cairan dan aktivitas fisik yang seimbang.

Saat sahur, pilihlah makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, sayur, dan buah.

Karbohidrat kompleks seperti nasi, nasi merah, roti gandum, kentang, atau ubi dicerna lebih lambat sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga kestabilan gula darah.

Protein dari telur, ikan, ayam, daging, tahu, atau tempe membantu mempertahankan massa otot dan memperpanjang rasa kenyang.

Sayur dan buah menyediakan vitamin, mineral, serta serat yang mendukung sistem pencernaan dan daya tahan tubuh.

Sebaiknya hindari makanan bersantan dan terlalu pedas karena dapat memicu peningkatan asam lambung.

Saat berbuka, dianjurkan untuk segera membatalkan puasa dengan makanan atau minuman manis secukupnya guna mengembalikan kadar glukosa darah.

Hindari langsung mengonsumsi makanan berat dalam jumlah besar karena dapat menyebabkan perut begah dan gangguan pencernaan.

Setelah itu, konsumsi makanan utama dengan komposisi gizi seimbang. Kebutuhan cairan juga harus diperhatikan, dengan anjuran minimal delapan gelas per hari yang dapat dibagi dari waktu berbuka hingga sahur.

Selain itu, olahraga ringan hingga sedang tetap dianjurkan, misalnya setelah Subuh, menjelang berbuka, atau setelah Tarawih.

Intensitasnya cukup ringan hingga sedang agar tubuh tetap bugar tanpa menyebabkan kelelahan berlebihan.

Dengan pola makan bergizi seimbang, cukup cairan, dan aktivitas fisik teratur, puasa Ramadan dapat dijalani dengan tubuh yang sehat, bugar, dan penuh semangat dalam beribadah. (*)

(*) Kaprodi S-1 Gizi STIKes Muhammadiyah Bojonegoro

 

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#penyakit jantung #diabetes #batalkan #manis #hipertensi #puasa #minuman #sehat dan bugar #Makanan #gizi seimbang