Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

7 Karakter Seseorang Bisa Dilihat dari Gaya Tidur: Kamu Termasuk yang Mana?

Hakam Alghivari • Jumat, 30 Januari 2026 | 21:00 WIB

 

Dari gaya tidur, seseorang ternyata bisa diketahui karakter aslinya.
Dari gaya tidur, seseorang ternyata bisa diketahui karakter aslinya.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tidur bukan sekadar waktu bagi tubuh untuk beristirahat.

Cara seseorang tidur, termasuk posisi yang dipilih secara alami, kerap mencerminkan bagaimana ia memproses emosi, menghadapi tekanan, dan berinteraksi dengan lingkungan.

Psikolog tidur asal Inggris, Dr. Chris Idzikowski, dalam sejumlah penelitiannya menyebut bahwa posisi tidur yang dipilih tanpa sadar dapat memberikan gambaran tentang karakter dasar seseorang. Mulai dari kecenderungan emosional, cara bersosialisasi, hingga pola menghadapi stres.

Apakah kamu sering tidur melungker, telentang, atau tengkurap? Bisa jadi, posisi itu menyimpan petunjuk tentang kepribadianmu.

1. Fetal Position (Melungker Seperti Janin): Sensitif dan Penuh Empati

Posisi tidur dengan tubuh meringkuk menyerupai janin merupakan salah satu yang paling umum dilakukan oleh banyak orang.

Menurut Dr. Idzikowski, orang yang tidur dalam posisi ini sering kali tampak kuat atau tertutup dari luar, tetapi sebenarnya memiliki sisi emosional yang lembut. Mereka cenderung sensitif, penuh empati, dan mudah memikirkan perasaan orang lain.

Posisi ini juga sering dikaitkan dengan kebutuhan akan rasa aman dan kenyamanan emosional, terutama setelah hari yang melelahkan.

2. Log Position (Miring Lurus Seperti Batang Kayu): Ramah dan Mudah Percaya

Log position ditandai dengan posisi tidur miring ke satu sisi, dengan tangan lurus di samping tubuh.

Orang yang tidur seperti ini umumnya dikenal santai, mudah bergaul, dan terbuka terhadap orang baru. Mereka relatif mudah percaya dan nyaman berada di lingkungan sosial.

Namun, sifat terbuka ini juga bisa membuat mereka rentan dimanfaatkan jika tidak disertai batasan yang jelas.

3. Yearner Position (Miring dengan Tangan Mengarah ke Depan): Pemikir dan Penuh Pertimbangan

Sekilas mirip dengan log position, tetapi dengan satu atau kedua tangan menjulur ke depan, seolah sedang meraih sesuatu.

Gaya tidur ini sering dikaitkan dengan karakter yang terbuka namun penuh pertimbangan. Mereka cenderung rasional, suka menganalisis, dan berhati-hati dalam mengambil keputusan penting.

Di sisi lain, kecenderungan berpikir mendalam ini juga membuat mereka lebih rentan mengalami overthinking, terutama saat menghadapi pilihan besar dalam hidup.

4. Soldier Position (Telentang dengan Lengan di Samping): Disiplin dan Terkendali

Tidur telentang dengan tangan lurus di samping tubuh dikenal sebagai soldier position karena menyerupai posisi siap seorang prajurit.

Orang dengan gaya tidur ini umumnya pendiam, terstruktur, dan memiliki standar tinggi terhadap diri sendiri. Mereka tidak menyukai drama, cenderung fokus pada tujuan, dan menghargai keteraturan.

Namun, ada kalanya mereka menekan emosi sendiri dan enggan menunjukkan sisi rapuh kepada orang lain.

5. Freefall Position (Tengkurap dengan Tangan ke Atas): Ekspresif tapi Sensitif

Freefall position dilakukan dengan tidur tengkurap, kepala menoleh ke samping, dan tangan mengapit atau berada di atas bantal.

Orang dengan posisi tidur ini biasanya terlihat ekspresif, spontan, dan cukup percaya diri dalam bersosialisasi. Mereka senang berinteraksi dan tidak suka dibatasi.

Meski demikian, psikologi postur menunjukkan bahwa posisi ini juga berkaitan dengan sensitivitas terhadap kritik dan kebutuhan kuat untuk merasa memiliki kendali atas situasi.

6. Starfish Position (Telentang dengan Lengan Terbuka): Pendengar Setia dan Peduli

Posisi tidur telentang dengan tangan terbuka di sekitar kepala disebut starfish.

Orang dengan gaya tidur ini umumnya tidak dominan, tetapi sangat peduli terhadap orang lain. Mereka dikenal sebagai pendengar yang baik, suportif, dan sering menjadi tempat berbagi cerita.

Meski tidak suka menjadi pusat perhatian, kehadiran mereka sering memberi rasa aman bagi lingkungan sekitarnya.

7. Combination Sleeper (Sering Berganti Posisi): Adaptif dan Dinamis

Sebagian orang tidak memiliki satu posisi tidur tetap dan kerap berganti posisi sepanjang malam.

Dalam psikologi kepribadian, ini dikaitkan dengan sifat adaptif, fleksibel, dan mudah menyesuaikan diri dengan perubahan. Mereka cenderung kreatif dan terbuka terhadap berbagai kemungkinan.

Namun, terlalu banyak pilihan dan perubahan juga bisa membuat mereka sesekali merasa bimbang atau kesulitan menentukan arah.

Jadi, Gaya Tidurmu Termasuk yang Mana?

Meski tidak bisa dijadikan tolok ukur mutlak, posisi tidur dapat memberi gambaran menarik tentang cara seseorang mengelola emosi dan menjalani hidup.

Yang terpenting, apa pun gaya tidurmu, kualitas tidur tetap menjadi faktor utama bagi kesehatan fisik dan mental. Tidur yang cukup, nyaman, dan konsisten jauh lebih penting daripada posisi apa pun yang kamu pilih.

Karena pada akhirnya, tidur yang baik membantu kita bangun dengan pikiran lebih jernih dan emosi yang lebih seimbang. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#gaya tidur #karakter #kepribadian