RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Aktivitas mengonsumsi camilan atau ngemil di waktu senggang memang sangat menyenangkan.
Sayangnya, banyak orang ragu untuk melakukannya karena takut berat badan melonjak. Apakah Anda salah satunya?
Tidak bisa dimungkiri, kebiasaan ngemil yang tidak sehat memang bisa memicu kenaikan berat badan.
Jika dibiarkan, kebiasaan ini meningkatkan risiko obesitas hingga penyakit serius lainnya.
Namun, jangan khawatir! Anda tetap bisa menikmati camilan tanpa perlu cemas berat badan naik dengan mengikuti aturan main berikut ini:
1. Pilih Karbohidrat Kompleks
Tips pertama untuk ngemil sehat adalah memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks.
Mengapa? Karena jenis karbohidrat ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.
Selain itu, karbohidrat kompleks memberikan pasokan energi yang lebih stabil. Beberapa pilihan camilan yang kaya akan nutrisi ini antara lain produk olahan kedelai (seperti edamame), oat, dan roti gandum utuh.
2. Tingkatkan Konsumsi Kacang-kacangan
Aturan selanjutnya adalah memperbanyak konsumsi kacang-kacangan. Kacang adalah kombinasi sempurna antara protein dan lemak sehat, yang keduanya berperan penting dalam memberikan efek kenyang lebih lama.
Kacang-kacangan juga mengandung mikronutrien penting bagi kesehatan tubuh. Beberapa jenis kacang yang sangat direkomendasikan adalah almon, hazelnut, dan kacang makadamia.
3. Alokasikan Waktu Khusus untuk Ngemil
Apakah Anda sering ngemil sambil mengerjakan aktivitas lain, seperti menonton TV atau bekerja? Jika iya, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut.
Faktanya, makan sambil terdistraksi dapat membuat Anda mengonsumsi porsi yang lebih besar dalam waktu singkat tanpa disadari.
Baca Juga: Butuh Camilan Sehat untuk Santai Sore? Ini Beberapa Pilihan yang Bisa Dipertimbangkan
Sediakan waktu khusus, misalnya sekitar pukul 15.00 atau 16.00 sore. Memilih waktu di sore hari dapat mencegah gangguan pada jam makan malam dan menghindarkan Anda dari keinginan ngemil di malam hari yang bisa mengganggu kualitas tidur.
4. Prioritaskan Buah dan Sayur
Metode ngemil sehat lainnya adalah memprioritaskan asupan rendah lemak seperti buah dan sayuran.
Pilih buah-buahan yang rendah kalori dan gula, seperti apel atau buah beri. Untuk sayuran, Anda bisa mencoba mentimun dan seledri sebagai camilan harian yang menyegarkan.
Saat ini juga banyak tersedia camilan buah atau sayur kering tanpa tambahan gula atau pengawet.
Teksturnya yang renyah seperti kerupuk menjadikannya alternatif yang lezat namun tetap menyehatkan.
5. Pilih Makanan Tinggi Protein
Camilan tinggi protein sangat efektif untuk menekan rasa lapar. Aturan ini membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga frekuensi dan kuantitas camilan yang Anda konsumsi tetap terkendali.
6. Jangan Terkecoh Label "Low-Fat"
Banyak orang terjebak saat melihat label "low-fat" atau rendah lemak pada kemasan.
Label ini sering kali memberikan rasa aman palsu yang memicu seseorang untuk makan dalam jumlah banyak.
Ingatlah bahwa meskipun rendah lemak, total kalori yang masuk bisa tetap tinggi jika dikonsumsi berlebihan.
Tetaplah batasi porsi konsumsi Anda meskipun produk tersebut diklaim rendah lemak.
7. Ingat untuk Tetap Berolahraga
Kunci utama menjaga berat badan adalah memastikan kalori yang dibakar sebanding dengan kalori yang masuk.
Jika Anda hobi ngemil, imbangi dengan olahraga untuk membakar kalori tersebut.
Salah satu jenis latihan yang efektif adalah High-Intensity Interval Training (HIIT), yang dirancang untuk membakar banyak kalori dalam waktu singkat.
Jika ingin yang lebih menyenangkan, Anda bisa memilih Zumba, menari, atau berenang. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko