Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

3 Trik Jitu Atasi Tembok atau Dinding Rumah Rembes dan Berjamur

Bhagas Dani Purwoko • Jumat, 19 Desember 2025 | 02:04 WIB
TIPS: Tembok rumah berjamur karena rembes merusak estetika.
TIPS: Tembok rumah berjamur karena rembes merusak estetika.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pernahkah Anda melihat noda kecokelatan yang menyebar atau cat yang mengelupas seperti kerupuk di dinding rumah? Jangan disepelekan!

Tembok yang rembes bukan hanya soal tampilan yang buruk, tapi juga sinyal bahwa kesehatan rumah Anda sedang terancam oleh jamur dan kelembapan tinggi.

​Jangan buru-buru memanggil tukang, yuk pahami strategi jitu mengatasinya agar tembok kembali kering dan estetik!

​1. Cari Tahu Biang Keroknya, Tingkat Kelembapan Rumah

​Mengatasi rembes tanpa tahu sumbernya itu seperti membuang garam ke laut, sia-sia. Coba cek lokasi nodanya:

​Noda di Bagian Atas: Biasanya ulah genteng yang melorot atau talang air yang mampet oleh daun kering.

​Noda di Bagian Bawah (Dekat Lantai): Ini adalah fenomena rising damp, di mana air tanah naik ke pori-pori tembok karena lapisan kedap air (sloof) yang kurang sempurna.

​Noda di Tengah Ruangan: Kemungkinan ada pipa air yang bocor di dalam dinding atau retak rambut yang membiarkan air hujan "parkir" di dalam tembok.

​2. Jangan Langsung Buru-Buru Mengecat Ulang Tembok

​Kesalahan fatal banyak orang adalah langsung mengecat ulang tembok yang basah. Hasilnya? Cat akan mengelupas lagi dalam hitungan hari. Lakukan langkah ini:

​Kerok Habis: Kupas cat lama yang menggelembung sampai menyentuh lapisan plesteran/semen.

​Basmi Jamur: Jika ada bercak hitam, semprotkan cairan anti-jamur atau campuran air kaporit. Diamkan hingga kering total agar spora jamur mati sampai ke akarnya.

​Amplas & Bersihkan: Pastikan permukaan halus dan bebas debu agar lapisan pelindung baru bisa menempel dengan "setia".

​3. Beri Lapisan Anti-Bocor (Waterproofing)

​Setelah tembok bersih dan kering, saatnya memberikan perlindungan ekstra:

Tutup Retak Rambut: Gunakan wall filler atau semen instan khusus untuk menutup celah-celah kecil tempat air menyelinap.

​Teknik Cat Silang: Saat mengoleskan cat waterproofing, gunakan teknik silang. Lapisan pertama secara horizontal (mendatar), setelah kering, lapisan kedua secara vertikal (tegak). Ini memastikan tidak ada pori-pori yang terlewat.

​Pilih Cat yang "Bernapas": Gunakan cat berkualitas yang memiliki teknologi breathable, sehingga uap air dari dalam tembok bisa keluar tanpa merusak lapisan cat.

​Tips Pro: Jangan Lupa Sisi Luar Tembok atau Dinding

​Seringkali tembok dalam rembes karena dinding luar rumah (area fasad) tidak diplester dengan rapi atau tidak dicat pelindung.

Jika memungkinkan, pastikan dinding luar Anda juga sudah terlindungi dari gempuran hujan agar air tidak punya celah untuk meresap ke dalam.

​Ingat: Rumah yang kering adalah rumah yang sehat. Udara jadi tidak pengap, dan pernapasan keluarga pun tetap terjaga dari risiko asma akibat spora jamur. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#tembok #berjamur #Trik #rembes #waterproof #mengecat #Dinding Rumah