Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

7 Kesalahan Fatal Saat Liburan Akhir Tahun atau Nataru, Jangan Sampai Kamu Alami!

Bhagas Dani Purwoko • Jumat, 5 Desember 2025 | 00:13 WIB

PUSING: Seorang perempuan pusing memikirkan rencana liburan di akhir tahun.
PUSING: Seorang perempuan pusing memikirkan rencana liburan di akhir tahun.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Desember sudah di depan mata, dan rencana liburan akhir tahun sudah menanti kita. Namun, tahukah Anda jika banyak orang justru pulang dengan kantong kosong dan kepala pusing? Bukan merasa segar, justru tambah stres.

Ternyata ada beberapa kesalahan klasik yang terus berulang setiap tahunnya. Agar liburan kali ini berjalan lancar dan tetap menyenangkan, yuk kenali 7 kesalahan umum saat liburan ini beserta cara menghindarinya:

1. Memesan Tiket dan Akomodasi di Saat-Saat Terakhir

Menunda pemesanan dengan alasan "masih lama" adalah jebakan yang berbahaya. Akhir tahun merupakan musim ramai atau high season, di mana harga tiket dan penginapan bisa naik hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

Baca Juga: 7 Strategi Utama untuk Liburan Hemat Menyambut Nataru

Jika anda memesan mendadak, bersiaplah membayar lebih mahal atau bahkan tidak mendapatkan tempat karena sudah penuh.

Bukan hanya soal harga, pilihan juga menjadi sangat terbatas, hotel bagus dengan harga wajar sudah penuh, tersisa yang mahal atau lokasinya jauh dari pusat kota.

Jadwal transportasi pun tidak ideal lagi, mungkin hanya tersisa yang berangkat dini hari atau tengah malam.

Usahakan untuk memesan tiket dan akomodasi minimal 1-2 bulan sebelum tanggal keberangkatan dan manfaatkan sistem notifikasi harga di aplikasi booking untuk mendapatkan penawaran terbaik.

2. Kesalahan dalam Mengemas Barang Bawaan

Ada 2 tipe orang saat packing, yakni: yang membawa terlalu banyak barang hingga kopernya overweight, dan yang terlalu minimalis tetapi lupa membawa barang penting.

Koper overweight berarti harus membayar biaya bagasi tambahan yang tidak murah, bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Sebaliknya, lupa membawa barang penting seperti obat-obatan pribadi, charger, atau adaptor colokan akan memaksa anda membeli baru di tempat tujuan dengan harga yang biasanya lebih mahal.

Baca Juga: 5 Destinasi Liburan Terbaik untuk Mengobati Patah Hati

Lebih parah lagi jika semua barang penting seperti dokumen, uang tunai, dan gadget dimasukkan dalam satu tas yang kemudian hilang atau tertinggal.

Kuncinya adalah membuat checklist jauh-jauh hari dan membagi barang penting ke beberapa tempat, dokumen dan uang sebaiknya ada di tas kabin, bukan di bagasi.

3. Mengabaikan Riset Destinasi dan Kondisi Cuaca

Terlalu bersemangat dengan liburan membuat banyak orang melupakan riset dasar tentang destinasi tujuan.

Mereka berangkat dengan ekspektasi tinggi berdasarkan foto-foto indah di media sosial, tetapi kaget saat sampai di lokasi karena kondisinya sangat berbeda.

Destinasi pantai yang terlihat cerah ternyata sedang musim hujan dengan ombak besar, atau penginapan yang tampak bagus ternyata lokasinya jauh dari pusat wisata dan sulit dijangkau transportasi.

Desember adalah musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, sehingga beberapa aktivitas outdoor seperti mendaki gunung atau snorkeling bisa menjadi berbahaya.

Untuk liburan internasional, penting juga untuk mengecek nilai tukar mata uang dan biaya hidup di tempat tujuan agar budget tidak kehabisan di tengah jalan.

Luangkan waktu minimal dua minggu sebelumnya untuk melakukan riset, baca ulasan terbaru dari wisatawan lain, cek jam operasional tempat wisata, dan siapkan perlengkapan sesuai prakiraan cuaca.

Baca Juga: 5 Panduan Lengkap Liburan Aman di Alam Terbuka: Healing Tanpa Pusing

4. Membuat Jadwal Perjalanan yang Terlalu Padat atau Terlalu Santai

Ada tipe orang yang membuat jadwal liburan seperti jadwal kerja: pagi-pagi sudah harus checkout, terus berpindah dari satu tempat wisata ke tempat lainnya tanpa jeda istirahat.

Liburan seperti ini justru membuat lelah karena tidak ada waktu untuk duduk santai menikmati suasana.

Di sisi lain, ada juga yang tidak memiliki rencana sama sekali sehingga banyak waktu terbuang hanya untuk memutuskan mau pergi ke mana.

Akibatnya, biaya transportasi membengkak karena harus bolak-balik tanpa arah yang jelas. Idealnya, buatlah jadwal perjalanan yang fleksibel dengan 2-3 destinasi utama per hari dan berikan waktu luang untuk istirahat atau eksplorasi spontan.

Prioritaskan tempat wisata yang benar-benar ingin dikunjungi di hari-hari pertama, sehingga jika ada perubahan rencana di hari berikutnya tidak terlalu mengecewakan.

5. Melupakan Persiapan Kesehatan dan Keamanan

Dalam semangat liburan, banyak orang melupakan hal-hal mendasar seperti persiapan kesehatan dan keamanan.

Jatuh sakit di tengah perjalanan sangat merepotkan dan bisa menghabiskan budget tambahan untuk berobat.

Selain itu, masalah keamanan rumah yang juga sering diabaikan, banyak yang langsung berangkat liburan tanpa memastikan rumah sudah terkunci dengan baik, atau tidak menyelesaikan pekerjaan dengan tuntas sehingga email dan telepon kantor terus masuk selama liburan dan merusak mood.

Baca Juga: 5 Cara Liburan Irit Agar Tidak Bikin Kantong Menjerit

Sebelum berangkat, siapkan kotak P3K lengkap dengan obat-obatan dasar seperti obat flu, sakit kepala, diare, dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Jika memiliki penyakit tertentu, bawalah obat rutin dalam jumlah yang cukup. Pertimbangkan juga untuk membeli asuransi perjalanan yang memberikan perlindungan dari risiko seperti pembatalan penerbangan atau kehilangan bagasi.

Pastikan rumah dikunci dengan baik dan semua urusan pekerjaan sudah diselesaikan sebelum memulai liburan agar dapat benar-benar bersantai tanpa gangguan.

6. Tidak Membuat Anggaran atau Budget yang Tidak Realistis

Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi. Kebanyakan orang hanya memikirkan biaya besar seperti tiket pesawat dan hotel, padahal pengeluaran kecil yang menumpuk justru bisa membengkak.

Makan tiga kali sehari, transportasi lokal, tiket masuk tempat wisata, belanja oleh-oleh, hingga biaya parkir.

Selain ituu, perlu kita ingat adanya biaya tersembunyi seperti pajak daerah wisata, biaya bagasi tambahan, tips untuk pemandu atau pelayan, hingga biaya roaming internet untuk liburan ke luar negeri.

Solusinya adalah membuat anggaran rinci untuk semua kategori pengeluaran dan menyisihkan dana darurat sekitar 15-20% dari total budget. Gunakan aplikasi pencatat keuangan untuk memantau pengeluaran harian agar tetap terkontrol.

Baca Juga: Strategi Anggaran Liburan Last-Minute Agar Kantong Tidak Jebol: Panduan Praktis Menjelang Libur Panjang

7. Terlalu Sibuk Membuat Konten Hingga Lupa Menikmati Momen

Satu lagi kesalahan yang sering terabaikan adalah terlalu sibuk membuat konten untuk media sosial hingga lupa menikmati momen secara langsung.

Fokus mencari angle foto terbaik daripada merasakan keindahan tempat wisata, atau memaksakan diri mengunjungi tempat-tempat viral padahal sebenarnya tidak sesuai minat.

Banyak yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu foto sempurna, atau terus-menerus mengecek ponsel untuk mengunggah story dan melihat jumlah likes.

Perlu diingat bahwa tujuan utama liburan adalah untuk menyegarkan pikiran dan menjalin kedekatan dengan orang-orang terkasih, bukan untuk mendapatkan validasi di media sosial.

Baca Juga: 6 Manfaat Bantal Leher untuk Kesehatan dan Kenyamanan Perjalanan Jauh saat Liburan

Sesekali simpan ponsel, duduk santai, dan nikmati pemandangan dengan mata kepala sendiri. Rasakan angin sepoi-sepoi, dengarkan suara ombak, atau nikmati percakapan hangat dengan orang-orang terdekat.

Kenangan yang terukir di hati itu jauh lebih berharga daripada sekedar likes dan komentar di media sosial.

Liburan akhir tahun yang sempurna bukanlah tentang mengunjungi tempat paling mahal atau paling populer.

Kuncinya terletak pada perencanaan yang matang, anggaran yang realistis, persiapan yang tepat, dan niat untuk benar-benar menikmati setiap momen.

Dengan menghindari 7 kesalahan di atas, momen liburan dijamin akan lebih lancar, hemat, dan benar-benar memberikan kebahagiaan!

Sebelum berangkat, periksa kembali rencana liburanmu dan pastikan semua sudah dipersiapkan dengan baik.

Selamat berlibur dan semoga akhir tahunmu penuh kebahagiaan! (jes/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#rencana 28 poin #akhir tahun #liburan #snorkeling #nataru #Musim Hujan #panduan #hemat #mendaki gunung #Kesalahan