Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Strategi Anggaran Liburan Last-Minute Agar Kantong Tidak Jebol: Panduan Praktis Menjelang Libur Panjang

Hakam Alghivari • Selasa, 2 Desember 2025 | 02:00 WIB

 

Mau liburan tapi budget tidak sampai jebolin dompet?
Mau liburan tapi budget tidak sampai jebolin dompet?

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menjelang libur panjang akhir tahun 2025, banyak orang mulai merencanakan perjalanan secara mendadak untuk berlibur.

Tingginya minat berlibur di akhir tahun membuat permintaan naik, dan harga tiket, hotel, serta aktivitas wisata biasanya ikut terkerek. Karena itu, mengatur anggaran liburan last-minute menjadi tantangan tersendiri.

Meski waktu persiapan sudah sempit, Anda tetap bisa menikmati liburan tanpa menguras dompet. Kuncinya adalah strategi yang cepat, realistis, dan fokus pada efisiensi biaya.

1. Menentukan Anggaran yang Realistis di Waktu Mepet

Dalam kondisi mendekati hari-H, menetapkan batas anggaran adalah langkah paling krusial. Hindari mengambil dana darurat atau memaksakan destinasi yang tidak sesuai kondisi finansial.

Strategi yang disarankan:

Aplikasi pencatat pengeluaran tetap diperlukan agar anggaran tidak melebar tanpa disadari.

2. Pembagian Pos Pengeluaran yang Efektif untuk Liburan Last-Minute

Meski waktu singkat, pembagian anggaran tetap perlu diterapkan:

Pos Anggaran Persentase Ideal Catatan
Transportasi 35%–45% Karena last-minute, harga cenderung lebih tinggi.
Akomodasi 25%–30% Manfaatkan hotel budget atau guesthouse.
Makan & Minum 10%–15% Kombinasikan makan luar dan masak sederhana.
Aktivitas ±10% Pilih aktivitas gratis atau low-budget.
Belanja 5%–10% Waspada impulsif di momen akhir tahun.

Skema ini disesuaikan dengan fakta bahwa transportasi dan akomodasi cenderung naik mendekati hari libur.

3. Tips Mendapatkan Tiket Murah Saat Liburan Tinggal 2 Minggu Lagi

Karena waktu ideal pembelian tiket sudah lewat, Anda memerlukan strategi yang cepat dan fleksibel.

a. Pilih tanggal keberangkatan di luar puncak

Harga tiket akan melonjak pada 22–25 Desember. Berangkatlah:

Perbedaan harga bisa sangat signifikan.

b. Gunakan price alert dan pantau flash sale

Aplikasi seperti Traveloka, Tiket.com, dan maskapai sering mengadakan flash sale mendekati akhir tahun. Walau terbatas, potongannya lumayan.

c. Bandara alternatif menjadi kunci

Jika tujuan Anda Bali, Yogyakarta, atau Surabaya, coba bandingkan bandara terdekat lain. Misalnya:

Strategi ini sering memberi selisih harga besar, terutama untuk pemesanan mepet.

d. Pertimbangkan penerbangan transit

Penerbangan transit 1–2 jam biasanya jauh lebih murah dibanding direct flight.

e. Jangan ragu memilih moda transportasi lain

Jika tiket pesawat terlalu mahal, alternatif seperti kereta api jarak jauh, bus eksekutif, atau travel resmi bisa menjadi pilihan yang jauh lebih hemat.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Terbaik yang Justru Seru Banget Dikunjungi saat Musim Hujan!

4. Akomodasi: Pintar Memilih Agar Tidak Terdampak Lonjakan Harga

Saat liburan mendekat, hotel di pusat kota atau dekat pantai biasanya sudah penuh atau harganya naik drastis. Pilih akomodasi alternatif:

Cek juga paket bundling hotel + tiket karena sering lebih murah daripada memesan secara terpisah.

5. Taktik Hemat Selama Liburan Last-Minute

Dengan waktu mepet, efisiensi adalah kunci.

6. Menghindari Overspending Meski Harga Sudah Tinggi

Karena harga last-minute cenderung mahal, risiko overspending sangat besar.
Ini cara mengendalikannya:

Liburan Nyaman Tetap Mungkin Meski Mendadak

Liburan dua minggu lagi bukan alasan untuk membiarkan anggaran jebol. Dengan strategi yang disesuaikan kondisi last-minute, pemilihan transportasi yang cerdas, akomodasi alternatif, dan disiplin dalam mengatur anggaran, Anda tetap bisa menikmati liburan tanpa tekanan finansial setelahnya.

Artikel ini memberikan panduan lengkap dan relevan bagi pembaca usia 25–35 tahun yang kini sedang bersiap menghadapi liburan akhir tahun dengan anggaran terbatas. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#anggaran liburan #strategi #libur panjang #Panduan praktis