Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

5 Makanan Lezat Ini Ternyata 'Bom' Kolesterol Jahat atau LDL

Bhagas Dani Purwoko • Rabu, 29 Oktober 2025 | 23:43 WIB

wow-delapan-chef-bikin-pizza-raksasa
wow-delapan-chef-bikin-pizza-raksasa

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Banyak dari kita tidak sadar bahwa makanan lezat yang kita konsumsi sehari-hari bisa jadi merupakan sumber low-density lipoprotein (LDL) atau sering disebut kolesterol jahat.

Padahal, jika kadarnya tidak terkontrol, kolesterol ini bisa menjadi musuh dalam selimut yang membahayakan kesehatan.

Penting untuk dipahami, tubuh kita sebenarnya membutuhkan kolesterol untuk memproduksi sel-sel baru dan hormon.
 
Namun, ada dua jenis utama: high-density lipoprotein (HDL) yang kerap disebut sebagai kolesterol baik dan kolesterol jahat (LDL).

Masalah timbul ketika kadar LDL terlalu tinggi. LDL disebut "jahat" karena dapat menyebabkan pembentukan plak yang menyumbat dinding pembuluh darah.

Inilah yang secara langsung meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Sebaliknya, kadar HDL yang tinggi justru bagus karena membantu membersihkan kolesterol jahat dari tubuh.

Untuk itu, mengenali dan membatasi asupan makanan tinggi kolesterol jahat adalah langkah krusial untuk menjaga kesehatan.

Daftar Musuh Utama: Makanan Sumber Kolesterol Jahat (LDL)

Kolesterol memang diproduksi alami oleh hati kita, namun asupan dari makanan juga sangat berpengaruh. Berikut adalah beberapa makanan yang identik sebagai sumber kolesterol jahat:

1. Gorengan (Ayam Goreng, Kentang Goreng)

Siapa yang bisa menolak gorengan? Sayangnya, makanan favorit ini tinggi kalori, lemak jenuh, dan lemak trans, yang semuanya berkontribusi meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.

Selain itu, proses penggorengan dengan suhu tinggi seringkali mengurangi atau merusak nilai gizi dalam makanan.
 
Saran Sehat: Batasi konsumsi gorengan. Jika ingin menggoreng, gunakan minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak kedelai. Lebih baik lagi, olah makanan dengan cara memanggang, merebus, atau mengukus.

2. Makanan Cepat Saji (Pizza, Burger, Hotdog)

Sama seperti gorengan, kebiasaan mengonsumsi fast food dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).

Meskipun sesekali tidak masalah, konsumsi yang terlalu sering dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, obesitas, hingga kanker.
 
3. Steak Iga (Rib Steak)

Steak iga memang lezat, namun termasuk makanan tinggi kolesterol. Dalam satu porsi saja, terkandung sekitar 11 gram lemak yang sebagian besarnya adalah lemak jenuh dan kolesterol jahat.

Saran Sehat: Jika Anda ingin menjaga kadar kolesterol, batasi konsumsi steak iga. Sebagai gantinya, pilih potongan daging yang lebih rendah lemak, misalnya sirloin (has luar).
 
4. Lobster

Sebagai salah satu seafood, lobster ternyata mengandung kolesterol yang sangat tinggi. Setiap 100 gram daging lobster saja terkandung sekitar 145 mg kolesterol. Jumlah ini sudah memenuhi sekitar 70% dari batas asupan kolesterol harian yang direkomendasikan.

Peringatan: Kandungan kolesterol jahatnya bisa melonjak lebih tinggi jika lobster disajikan dengan saus mayones atau pendamping yang digoreng.

5. Jeroan (Hati, Usus, Otak)

Meskipun jeroan memiliki nutrisi seperti vitamin A dan zat besi, kandungan kolesterol jahat di dalamnya sangat tinggi. Makanan ini juga tinggi purin, yang bisa meningkatkan kadar asam urat.

Saran Sehat: Jika Anda menderita kolesterol tinggi, jeroan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Sebaiknya batasi atau hindari sama sekali.

Bonus: Produk Olahan Susu Tinggi Lemak

Selain lima di atas, Anda juga perlu membatasi produk olahan susu yang tinggi lemak seperti keju, mentega, es krim, dan yoghurt full-fat

Bagaimana Cara Mengontrol Kolesterol Jahat?

Jika Anda sudah terlanjur menderita kolesterol tinggi, ada baiknya menghindari sepenuhnya makanan-makanan di atas.

Namun, membatasi makanan saja tidak cukup. Anda juga wajib menerapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh untuk menjaga kolesterol tetap seimbang:
 

Perbanyak konsumsi makanan sehat tinggi serat seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Batasi juga makanan berlemak lain seperti makanan olahan dan daging kalengan untuk mencegah kolesterol tinggi. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#hdl #makanan lezat #makanan enak #ldl #kolesterol baik #kolesterol jahat