RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Banyak dari kita tidak sadar bahwa makanan lezat yang kita konsumsi sehari-hari bisa jadi merupakan sumber low-density lipoprotein (LDL) atau sering disebut kolesterol jahat.
Padahal, jika kadarnya tidak terkontrol, kolesterol ini bisa menjadi musuh dalam selimut yang membahayakan kesehatan.
Masalah timbul ketika kadar LDL terlalu tinggi. LDL disebut "jahat" karena dapat menyebabkan pembentukan plak yang menyumbat dinding pembuluh darah.
Inilah yang secara langsung meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Sebaliknya, kadar HDL yang tinggi justru bagus karena membantu membersihkan kolesterol jahat dari tubuh.
Daftar Musuh Utama: Makanan Sumber Kolesterol Jahat (LDL)
Kolesterol memang diproduksi alami oleh hati kita, namun asupan dari makanan juga sangat berpengaruh. Berikut adalah beberapa makanan yang identik sebagai sumber kolesterol jahat:
Siapa yang bisa menolak gorengan? Sayangnya, makanan favorit ini tinggi kalori, lemak jenuh, dan lemak trans, yang semuanya berkontribusi meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.
2. Makanan Cepat Saji (Pizza, Burger, Hotdog)
Sama seperti gorengan, kebiasaan mengonsumsi fast food dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).
Steak iga memang lezat, namun termasuk makanan tinggi kolesterol. Dalam satu porsi saja, terkandung sekitar 11 gram lemak yang sebagian besarnya adalah lemak jenuh dan kolesterol jahat.
Sebagai salah satu seafood, lobster ternyata mengandung kolesterol yang sangat tinggi. Setiap 100 gram daging lobster saja terkandung sekitar 145 mg kolesterol. Jumlah ini sudah memenuhi sekitar 70% dari batas asupan kolesterol harian yang direkomendasikan.
Peringatan: Kandungan kolesterol jahatnya bisa melonjak lebih tinggi jika lobster disajikan dengan saus mayones atau pendamping yang digoreng.
5. Jeroan (Hati, Usus, Otak)
Meskipun jeroan memiliki nutrisi seperti vitamin A dan zat besi, kandungan kolesterol jahat di dalamnya sangat tinggi. Makanan ini juga tinggi purin, yang bisa meningkatkan kadar asam urat.
Saran Sehat: Jika Anda menderita kolesterol tinggi, jeroan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Sebaiknya batasi atau hindari sama sekali.
Bonus: Produk Olahan Susu Tinggi Lemak
Selain lima di atas, Anda juga perlu membatasi produk olahan susu yang tinggi lemak seperti keju, mentega, es krim, dan yoghurt full-fat.
Bagaimana Cara Mengontrol Kolesterol Jahat?
Jika Anda sudah terlanjur menderita kolesterol tinggi, ada baiknya menghindari sepenuhnya makanan-makanan di atas.
-
Menjaga berat badan ideal.
-
Olahraga secara teratur.
-
Berhenti merokok.
-
Membatasi konsumsi minuman beralkohol.
Perbanyak konsumsi makanan sehat tinggi serat seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Batasi juga makanan berlemak lain seperti makanan olahan dan daging kalengan untuk mencegah kolesterol tinggi. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko