Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Pohon Trembesi, Sang Peneduh Jalan yang Punya Segudang Manfaat

Bhagas Dani Purwoko • Kamis, 25 September 2025 | 02:24 WIB
TEDUH: Pohon Trembesi cocok ditanam di sepanjang jalan protokol. Indah dan meneduhkan.
TEDUH: Pohon Trembesi cocok ditanam di sepanjang jalan protokol. Indah dan meneduhkan.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di berbagai daerah Indonesia, terutama kota-kota besar, pemandangan deretan pohon trembesi di pinggir jalan kini semakin mudah ditemui.

Pohon dengan tajuk rindang dan batang kokoh ini bukan sekadar elemen penghias jalan, melainkan memiliki manfaat besar bagi lingkungan, kesehatan, hingga kenyamanan masyarakat.

Pemerintah daerah, bersama komunitas pecinta lingkungan, gencar melakukan penanaman pohon trembesi sebagai bagian dari program penghijauan sekaligus upaya mengatasi dampak perubahan iklim dan polusi udara.

Baca Juga: Tabebuya Mulai Bermekaran di Bojonegoro, Pohon Rusak Diganti dengan Pohon Pule

Pohon trembesi atau Samanea saman dikenal sebagai salah satu jenis pohon dengan kemampuan menyerap karbon dioksida (CO₂) paling tinggi.

Dalam penelitian, satu pohon trembesi dewasa mampu menyerap hingga 28–40 ton karbon per tahun, jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan banyak jenis pohon lain.

Kondisi ini membuat trembesi menjadi “penyaring alami” yang efektif, terutama di jalur perkotaan dengan lalu lintas padat dan tingkat polusi udara yang tinggi.

Tak hanya itu, pohon ini juga menghasilkan oksigen dalam jumlah besar, sehingga dapat meningkatkan kualitas udara di sekitar jalan raya.

Baca Juga: Warga Kecamatan Gondang Keluhkan Langganan Pemadaman Listrik, Dipicu Rawan Pohon Tumbang

Kehadirannya sangat membantu mengurangi dampak buruk asap kendaraan bermotor yang setiap hari mencemari udara.

Selain sebagai penyerap polusi, trembesi juga dikenal karena tajuknya yang sangat lebar dan rimbun.

Daun-daun kecilnya membentuk kanopi hijau yang mampu menaungi area luas di bawahnya. Efek peneduh ini terbukti menurunkan suhu udara di sekitarnya hingga 2–5 derajat Celsius.

Bagi para pengguna jalan, baik pejalan kaki, pesepeda, maupun pengendara sepeda motor, deretan pohon trembesi memberikan kenyamanan luar biasa.

Jalan yang dipenuhi pepohonan terasa lebih sejuk, teduh, dan jauh lebih nyaman untuk dilalui dibandingkan jalan yang gersang tanpa pohon.

Baca Juga: Misteri Ubalan Soko: Sinden Perempuan Dilarang, Pohon Dipercaya Bisa Dipenuhi Ular

Dari sisi ekologis, trembesi juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Akar pohon yang panjang dan kuat mampu menahan air, sehingga mengurangi risiko banjir serta mencegah erosi tanah.

Pada musim hujan, akar trembesi menyerap air dalam jumlah besar dan menyimpannya di dalam tanah. Hal ini bermanfaat untuk menjaga ketersediaan air tanah yang semakin berkurang di daerah perkotaan.

Selain itu, dedaunannya yang lebat menjadi rumah bagi burung, serangga, hingga kelelawar kecil.

Bunga trembesi berwarna merah muda kecokelatan juga menarik lebah dan kupu-kupu, sehingga mendukung rantai ekosistem alami di tengah hiruk pikuk kota.

Kehadiran pohon ini sekaligus mempercantik pemandangan jalan, menjadikan ruang publik lebih hijau dan estetik.

Baca Juga: Konservasi Mata Air Kaki Gunung Pandan, Unigoro dan EMCL Tanam Ribuan Pohon

Dari perspektif kesehatan, pohon trembesi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan menyaring udara dari polusi, pohon ini membantu menurunkan risiko penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, hingga sesak napas yang sering dipicu oleh kualitas udara buruk.

Selain kesehatan fisik, efek psikologis juga terasa. Lingkungan yang hijau dan teduh terbukti mampu menurunkan tingkat stres serta memberikan suasana lebih tenang bagi warga.

Tidak sedikit masyarakat yang menjadikan jalur jalan dengan deretan trembesi sebagai lokasi olahraga, rekreasi, atau sekadar berjalan santai di sore hari.

Secara sosial, keberadaan pohon trembesi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Jalan yang rindang lebih nyaman digunakan, bahkan dapat menambah daya tarik wisata kota karena suasananya yang indah dan asri.

Baca Juga: Bupati Wahono dan Mahasiswa KKNTK-21 Unigoro Tanam Pohon Bersama di Desa Klino

Meski manfaatnya banyak, pohon trembesi memang membutuhkan ruang tanam yang cukup luas karena tajuknya melebar.

Akar yang besar juga memerlukan penataan agar tidak merusak trotoar maupun saluran air di sekitarnya.

Namun, dengan perencanaan yang tepat, pohon ini terbukti menjadi investasi lingkungan jangka panjang yang sangat berharga.

Pemerintah daerah kini semakin sadar akan pentingnya pohon trembesi. Beberapa kota besar di Indonesia bahkan memiliki program khusus penghijauan jalan dengan menanam ratusan hingga ribuan pohon trembesi di jalur utama.

Langkah ini dinilai sebagai salah satu solusi sederhana namun efektif dalam melawan pemanasan global dan menciptakan kota yang lebih sehat.

Baca Juga: Catin yang Mendaftar di KUA Blora Dianjurkan Tanam Pohon

Dengan segala manfaatnya, pohon trembesi bukan sekadar peneduh jalan raya. Ia berperan sebagai “penjaga kota” yang menyaring udara kotor, menjaga ekosistem, menyejukkan suasana, hingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tak heran jika keberadaannya semakin banyak ditemui di pinggir jalan perkotaan maupun pedesaan.

Di tengah tantangan polusi udara dan pemanasan global yang semakin nyata, pohon trembesi menjadi simbol penting bahwa solusi alami bisa memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan manusia. (lul)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#polusi udara #manfaat #teduh #jalan raya #pemerintah daerah #pohon trembesi #jalan protokol